Kabar Lifestyle – Pemerintah Tiongkok beberapa waktu terakhir menginformasikan rencana ambisius membangun hotel yang diperlengkapi heliped, museum, serta restoran di Gunung Everest, tepatnya di basecamp yang ada di Gangkar Tibet. Pembangunan yang rencananya diawali tahun depan dan usai pada 2019 ini, ditaksir menggunakan anggaran sekitar 12 juta dolar Euro atau lebih dari Rp 166 miliar.
Seperti yang dikabarkan laman dailymail, Selasa (20/12/2016), pemerintah Tiongkok mengharapkan pembangunan ambisius ini dapat mendorong perkembangan perekonomian Tibet, dan membuat lapangan kerja baru untuk masyarakat setempat.
Tidak hanya membangun sarana wisata, pemerintah Tiongkok akan membangun rumah pelayanan medis untuk para pendaki. Ini begitu dibutuhkan para pendaki yang lakukan perjalanan menjamahi gunung tertinggi di dunia itu. Bahkan juga ke depan bakal ada layanan penyedia katering, pemasok logistik, sampai layanan pemandu wisata untuk para pendaki.
Nyima Tsering, wakil direktur pembangunan di Gangkar menyampaikan, kota ini jadi tempat terbaik bagi wisatawan untuk melihat puncak Everest. “Kami bakal bangun museum gunung, tempat sewa dan perbaikan kendaraan, sampai restoran dan layanan penyedia akomodasi, ” tuturnya.
Banyak kalangan yang mendukung ambisi pembangunan itu sebagai upaya untuk mempermudah para wisatawan dan pendaki, tetapi tak jarang ada yang menentangnya juga. Kalangan yang menentang beranggapan, pembangunan ambisius itu cuma bakal menambah beban untuk Gunung Everest yang sudah kelebihan jumlah pengunjung.
