Kabar terkini- Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, saat ini Indonesia menjadi sorotan dunia khususnya pada saat melaksanakan pemilihan umum presiden karena dilakukan oleh ratusan juta orang secara bersamaan di seluruh wilayah Tanah Air.
Pada tahun 2019 lalu merupakan pesta demokrasi terbesar di dunia, dimana pemilu serentak dilakukan mulai dari Presiden hingga DPRD. Diperkirakan pada pemilu tahun 2024 juga akan kembali mempertontonkan pesta demokrasi yang adil dan bersih.
Sejauh ini, beberapa nama telah muncul di media tentang calon presiden yang akan maju di tahun 2024. Salah satunya yaitu Prabowo Subianto. Prabowo telah mencalonkan diri sejak tahun 2009 hingga 2019, namun selalu kalah. Banyak media berpendapat bahwa irinya akan kembali mencalonkan diri tahun 2024 nanti.
Elektabilitas Prabowo dan Ganjar
Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research telah merilis hasil survei yang dilakukannya terkait calon presiden atau Capres 2024 mendatang. Adapun hasil survei itu menunjukkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersaing ketat dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang berasal dari partai PDIP.
Temuan indEX Research menunjukkan Prabowo Subianto kembali memimpin dengan elektabilitas 20,3 persen. Sementara pada urutan kedua, ada nama Ganjar Pranowo membayanginya dengan elektabilitas mencapai 20,0 persen.
Selain itu, jauh di belakang Prabowo dan Ganjar, ada Anies Baswedan yang bersaing ketat dengan Ridwan Kamil masing-masing memperoleh elektabilitas 10,6 persen dan 10,2 persen. Menurut Reza dari indEX, elektabilitas Prabowo Subianto masih mungkin bisa dikejar oleh Ganjar Pranowo.
Meskipun unggul, kata dia, tren dalam dua tahun terakhir menunjukkan elektabilitas Prabowo cenderung stabil pada kisaran 20 persen. Sementara itu, Ganjar mengalami tren kenaikan dari elektabilitas di bawah 10 persen bergerak naik pada 14 hingga 17 persen, dan kini menembus 20 persen.
Jika tren tersebut terus berlanjut, diprediksi Ganjar bisa mengungguli dan meninggalkan Prabowo. Di bawah Anies dan Ridwan Kamil, ada dua figur lain juga bersaing yaitu Sandiaga Uno memperoleh elektabilitas 7,1 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono 5,3 persen.
Menurutnya, Anies, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono berpeluang memperebutkan tiket calon wakil presiden jika Prabowo dan Ganjar maju sebagai calon presiden. Selain itu, masih ada sejumlah nama lain yaitu Erick Thohir 4,4 persen, Tri Rismaharini 4,0 persen, Khofifah Indar Parawansa 2,1 persen dan Giring Ganesha 2,0 persen.
Kemudian ada juga nama-nama yang merupakan figur kuat di tubuh partai politik yakni Puan Maharani 1,6 persen dan Airlangga Hartarto 1,0 persen. Meskipun hasil ini tidak bersifat mutlak namun Survei Index Research ini dilakukan terhadap 1.200 orang yang mewakili semua provinsi.
