Pangeran Philip Tutup Usia Pada Umur 99 Tahun

Kabar terkini- Salah satu orang berjasa bagi Inggris baru saja menghembuskan nafas terakhir pada usia yang tak banyak orang capai yaitu 99 tahun.

Pangeran Philip yang diberikan gelar Duke of Edinburgh merupakan pejuang Perang Dunia Kedua dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Jasanya serta misi yang ia lakukan akan selalu dihormati.

Ratu Elizabeth II telah mendampingi Pangeran Philip selama 73 tahun dan dengan sedih mengumumkan kepergian suaminya di Kastel Windsor.

Tata Cara Pemakaman Pangeran Philip jr

Dengan jasa yang begitu besar baik bagi Inggris maupun perdamaian dunia, rencananya makam Pangeran akan dijadikan sebagai salah satu situs UNESCO di Edinburgh.

Tata cara pemakaman tersebut disebut dengan Operation Forth Bridge. Meskipun ia salah satunya orang penting, namun kebijakan Inggris mengenai protokol kesehatan tetap harus dipatuhi, sehingga dikabarkan bahwa pemakaman nya hanya akan dihadiri oleh 30 orang saja.

Hingga saat ini pihak Kerajaan belum mengumumkan apakah upacara kenegaraan akan dilakukan atau tidak, namun sebagai pahlawan nasional pemerintah Inggris telah menurunkan bendera serikat dan nasional setengah tiang untuk menunjukkan penghormatan terakhir.

Selain itu, upacara penembakan senjata juga dilakukan di Inggris Raya sebanyak 41 peluru selam 41 menit untuk mengingat jasa Pangeran Philip.

Kabarnya Kapal Angkatan Laut Kerajaan di laut, termasuk HMS Diamond dan HMS Montrose, juga akan memberikan penghormatan kepada Duke, yang bertugas sebagai perwira angkatan laut selama Perang Dunia Kedua.

Bahkan masyarakat juga dihimbau oleh pemerintah setempat untuk menyaksikan upacara penghormatan terakhir kepada Duke of Edinburgh dari rumah masing-masing.

Penghormatan untuk mending Pangeran datang dari berbagai lapisan masyarakat termasuk partai politik di Inggris, Skotlandia dan Wales yang menangguhkan pemilihan umum yang seharusnya dilakukan bulan depan.

Tradisi Lying in State

Biasanya keluarga kerajaan yang meninggal dunia akan dibaringkan di gedung kerjaan untuk bisa disaksikan langsung oleh seluruh masyarakat.

Namun Pangeran Philip sendiri telah meminta prosesi pemakamannya dilakukan tanpa harus menarik perhatian banyak orang, dan ia tidak ingin melakukan tradisi lying-in-state. Sebagai gantinya, pangeran akan disemayamkan di Kastel Windsor.

Kali ini sangat berbeda apalagi dengan adanya pandemi, Keluarga Kerajaan juga menghimbau agar masyarakat tidak meninggalkan bunga di Kerajaan demi keselamatan bersama dari COVID-19.

Posted by userlogin