Home / Kabar Terkini / Kubu Dari Jessica Menyebutkan Saksinya Lebih Valid Ketimbang Saksi Dari JPU
Kubu Dari Jessica Menyebutkan Saksinya Lebih Valid Ketimbang Saksi Dari JPU

Kubu Dari Jessica Menyebutkan Saksinya Lebih Valid Ketimbang Saksi Dari JPU

Kabar Terkini – Tim penasihat hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso mengklaim saksi serta pakar yang didatangkan pihaknya lebih valid dalam memberi kesaksian. Karena itu pakar dari tim pembela semakin dapat dipercaya daripada pakar yang didatangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Seperti keterangan pakar psikologi dari JPU Antonia Ratih, dibanding dengan pakar psikologi dari pihaknya, Dewi Taviana Walida. Dua pakar psikologi ini sudah berikan keterangan mengenai karakter psikologi seseorang, dalam soal ini Jessica dihadapan majelis hakim.

“Pakar Antonia tak berasumsi penting data-data pendukung yang dibutuhkan, lalu berani mengambil kesimpulan,” kata satu diantara tim penasihat hukum terdakwa Jessica, Sodarme membacakan nota pembelaan dalam persidangan di ruang sidang Koesoemah Atmadja 2, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (13/10).

Selanjutnya Sordame meneruskan dalam memberi pandangan Antonia melupakan faktor kebiasaan dalam memastikan apakah seseorang berlaku lazim atau tidak. Faktor lain yang dikira ikut memengaruhi tingkah laku seseorang, seperti budaya ditempat orang itu tinggal.

“Kita tak dapat men-judge kebiasaan seseorang dengan kaca mata sendiri. Atas dasar itu, keterangan pakar Dewi lebih valid dibanding keterangan pakar Antonia,” papar Sodarme.

Sordame juga mempertanyakan, peran Antonia sebagai psikolog yang mengecek Jessica. Sebab tak ada perbedaan status Antonia, apakah sebagai saksi pakar di pengadilan atau pakar yang lakukan pemeriksaan pada terdakwa.

“Saksi ahli Antonia bertindak majemuk sebagai saksi ahli yang mengecek terdakwa serta saksi pakar di pengadilan. Malah untuk menghindari bias, psikolog mesti hindari peran majemuk seperti itu,” tutup Sodarme.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369