Kabar Sport – Leicester City mempunyai kesempatan bagus memenangkan Premier League serta hal tersebut telah membuat The Foxes saat ini dibicarakan dunia.
Sekarang ini Leicester memuncaki klasemen dengan keunggulan lima angka atas Tottenham Hotspur di posisi dua, saat musim tersisa empat pertandingan lagi.
Bila berhasil mengerjakannya maka itu bakal jadi pencapaian sendiri buat Leicester, yang dalam sejarahnya baru pernah jadi runner-up liga divisi teratas Inggris pada musim 1928-29 silam.
“Di Argentina serta Amerika Selatan, orang-orang membicarakan Leicester. Di semua dunia, orang-orang saat ini bicara mengenai Leicester,” ucap penyerang Leicester Leonardo Ulloa seperti ditulis Sky Sports.
“Mereka menyimpan sedikit perasaan pada tim, tentang cara main kami. Itu tidak sama. Ini yaitu satu tim kecil yang bertarung dengan tim-tim besar.”
“Namun kami tetaplah tenang, tidak banyak pikirkan kompetisi. Kami tahu seberapa utamanya kompetisi itu, namun kami teap tenang, buat kami ini adalah satu pekan yang biasa,” katanya.
Mulai sejak perubahan tahun baru satu kali Leicester tidak berhasil memberi poin, yakni saat kalah 1-2 di markas Arsenal pada pertengahan Februari lalu.
Dari pertama Maret hingga bulan ini Leicester sempat juga mencatat lima kemenangan beruntun, hingga pada akhirnya berimbang 2-2 lawan West Ham United akhir pekan lalu, dengan Ulloa cetak gol di menit-menit paling akhir untuk memaksakan hasil seri itu.
Dengan topskorer Jamie Vardy akan menjalani hukuman pada akhir pekan, Ulloa bakal jadi satu diantara pilihan di lini depan untuk mengawali kompetisi lawan Swansea City, Minggu (24/4/2016).
“Saya tidak paham apa akan main, namun saya senantiasa siap. Saya senang main dengan bebrapa rekan setim saya saat ini, berjuang serta memberi pilihan untuk membantu tim,” kata Ulloa.
“Saya pernah tidak berpikir seberapa pentingnya, namun setelah gol itu saya mulai merasakannya, ” lanjutnya tentang gol penaltinya ke gawan Swansea pekan lalu. ” Saya berharap dapat selalu memberi peran penting buat tim.”
