Serangan Bom di Istambul Menewaskan 11 Orang dan Melukai 1 Seorang Pelajar Indonesia

Serangan Bom di Istambul Menewaskan 11 Orang dan Melukai Seorang Pelajar Indonesia

Kabar Terkini – Satu serangan bom di Stasiun Metro Vezneciler, Lokasi Beyazit, Istanbul, Turki berlangsung pada Selasa (7/6/2016) pukul 08.50 waktu setempat. Terkecuali menewaskan 11 orang, seorang pelajar Indonesia bernama Azwar Abadi Arsyad, mahasiswa Istanbul University Jurusan Fisika mengalami luka ringan.

“Yang berkaitan mengalami luka di kepala akibat plafon ruang kelasnya ambruk lantaran getaran bom,” tutur Azwir Nazar melalui keterangan tertulisnya yang di terima KabarTerkini.biz, Selasa (7/6/2016).

Berdasar pada keterangan dari Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Turki Azwir Nazar, Azwar langsung menelpon dirinya usai peristiwa. Dikatakannya, Azwar pernah menduga ledakan itu gempa bumi.

Azwir menerangkan, mahasiswa di Turki waktu itu biasanya tengah hadapi Ujian Akhir Semester. Ujian sendiri, kata Azwir bakal diawali jam 09.00 pagi.

Menurut data yang dimiliki Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki, sekurang-kurangnya ada tujuh pelajar Indonesia yang kuliah di Fakultas FEN (Sains) Istanbul University. Di komplek itu ada tiga Fakultas yakni Edebiyat (Sastra), Su ürünleri (Perikanan) serta Fen (Sains).

Tempat Bom sendiri persis ada di dekat universitas nya di Fakultas Sains (Fen) Istanbul University di depan stasiun Metro Vezneciler bawah tanah. Jumlah korban jiwa akibat ledakan bom mobil yang membidik bus polisi di Istanbul, Turki ini sudah mencapai 11 orang, termasuk juga tujuh polisi.