Pencekatan di Jakbar Mulai Dibuka Meskipun PPKM Diperpanjang

Kabar terkini- Seperti yang telah diumumkan oleh pemerintah, bahwa PPKM darurat dan level 3 dan 4 di Jawa – Bali akan diperpanjang hingga tanggal 16 Agustus mendatang.

Sejak virus Corona varian baru dari India ditemukan di tanah air, Pemerintah telah melakukan berbagai kebijakan ekstrim seperti menerapkan PPKM darurat yang sangat berdampak pada aktivitas ekonomi.

Untuk mendukung kebajikan PPKM tersebut, pemerintah menerapkan pencekatan jalan raya yang biasanya dipadati oleh pengendara. Pencekatan tersebut paling banyak di Jakarta.

Pencekatan Ditiadakan

Dikabarkan bahwa setidaknya terdapat sebanyak 100 titik penyekatan di Jakarta mulai hari ini yang telah ditiadakan. Dengan demikian, titik penyekatan Pesing yang berada di Km 11 Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat, juga ditiadakan.

Adanya peniadaan jalur Pencekatan tersebut justru melancarkan situasi lalu lintas (lalin). Berbeda dari hari-hari sebelumnya, di mana para pengendara harus memperlambat laju kendaraan bahkan antre saat melewati lokasi karena pemeriksaan STRP.

Saat penyekatan diberlakukan di lokasi ini, antrean kendaraan menyebabkan kemacetan hingga situasi adu klakson tak terelakkan. Kini sudah tak ada lagi barier oranye yang menjadi tanda diberlakukan penyekatan.

Petugas gabungan pun sudah tak terlihat berjaga di lokasi. Pagi ini, warga bebas melintas tanpa perlu menunjukkan STRP.Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengganti kebijakan penyekatan menjadi ganjil-genap (gage) selama PPKM.

Kebijakan ganjil genap bukannlah hal gan baru bagi sejarah lalu lintas Indonesia. Ganjil genap ini rencananya akan diberlakukan mulai besok (12/8) hingga Senin (16/8).

Ganjil genap diterapkan dengan mempertimbangkan efektivitas. Ganjil-genap dirasa dapat mengurangi mobilitas warga. Salah satu alasan kenapa kami melakukan ini adalah untuk efektivitas.

Dengan menggunakan sistem ganjil-genap ini, maka anggota dengan mudah untuk mengawasi bahwa yang lewat hanyalah yang sesuai dengan tanggal di mana dia melaksanakan mobilitas,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Selasa (10/8).

Petugas Polisi di lapangan hanya akan membolehkan kendaraan yang melintas sesuai dengan tanggal saat itu. Kebijakan ganjil-genap tidak berlaku untuk kendaraan roda 2. Namun STRP masih berlaku sebagai syarat perjalanan di masa PPKM level 4.

Posted by userlogin