Home / Kabar Terkini / Nama Mayjen Purn Ampi Tanudjiwa Dikaitkan dengan Saracen
Nama Mayjen Purn Ampi Tanudjiwa Dikaitkan dengan Saracen

Nama Mayjen Purn Ampi Tanudjiwa Dikaitkan dengan Saracen

Kabar Terkini – Nama Mayjen TNI (Purnawirawan) Ampi N Tanudjiwa dikaitkan sebagai dewan penasihat kelompok Saracen, yang diciduk karena menjadi penyebar isu SARA. Siapa sebetulnya Ampi Tanudjiwa?

Nama Mayjen TNI (Purn) Ampi N Tanudjiwa muncul bersama pengacara kondang Eggi Sudjana. Melihat ke belakang, nama Ampi ramai dibicarakan sebagai salah satu bakal calon gubernur yang akan maju di pilihan gubernur Banten 2017. Dia sempat mendeklarasikan diri sebagai calon perseorangan di gedung Korpri Serang tanggal 16 Juni 2016.

Dia juga sempat menyerahkan KTP dukungan sebagai syarat pencalonan independen ke KPU Banten, Jln Syekh Nawawi Albantani. Sayangnya, dari syarat minimal 600 ribu fotokopi KTP, Ampi cuma bisa menyerahkan 375 ribu.

“Iya, dia datang menyerahkan dukungan untuk calon independen. Sayangnya gagal lantaran kurang dari minimal dukungan,” ujar komisioner KPUD Banten Saiful Bahri saat dimintai konfirmasi tribunnews, Kamis (24/08/2017).

Pada pencalonan itu, Ampi didampingi calon wagub bernama Yeyen Maryani. Karena gagal menjadi calon gubernur perseorangan, nama Ampi kemudian tenggelam di kancah Pilgub Banten.

Saat dihubungi tribunnews, Ampi membantah jika dikatakan sebagai penasihat dalam struktur kelompok penebar isu SARA Saracen. Penulisan nama dirinya dalam struktur kelompok itu juga salah. Apalagi Ampi mengaku selalu memberikan nama dengan lengkap berikut pangkat dan gelar yang dia sandang.

Dalam struktur Saracen, menurut Ampi, cuma ada nama Eggi Sudjana yang dia kenal. Apalagi kediaman Eggi di Bogor dan dirinya dekat.

“Ya, pasti fitnah itu. Kalau urusan DKM (dewan kemakmuran masjid) saya mengerti. Karena saya DKM Masjid Al Hikmat sama si Eggi. Buat apa, sudah tua, 72 tahun, urus-urus begitu,” tambahnya saat dihubungi tribunnews.

Selain nama Eggi, Ampi mengaku mengenal nama Rijal, yang ada dalam struktur Saracen. Apabila nama Rijal tersebut merujuk pada Rijal Kobar, aktivis menjelang Aksi 212 yang diamankan kepolisian, dia mengaku kenal. Bahkan, menurut Ampi, dia kenal dekat dengan sosoknya.

Dalam catatan tribunnews, Rijal Kobar merupakan aktivis yang ditangkap kepolisian menjelang Aksi 212. Dia ditangkap bersama Jamran atas dugaan ujaran kebencian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selanjutnya, Rijal Kobar dan Jamran dijerat hukuman penjara enam bulan dan lima belas hari oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keduanya terbukti secara sah melakukan pidana ujaran kebencian.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369