Home / Kabar Terkini / KPK Intip Pelaku Lain Suap Dirjen Hubla
KPK Intip Pelaku Lain Suap Dirjen Hubla

KPK Intip Pelaku Lain Suap Dirjen Hubla

Kabar Terkini – Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan A Tonny Budiono ditetapkan menjadi tersangka penerima suap. Tapi KPK melihat adanya kemungkinan pengembangan kasus.

Tonny dijerat melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Tipikor tentang suap. Tapi tidak ada sangkaan dilakukan secara bersama-sama.

“Itu semua bisa berkembang. Nanti dikembangkan. Karena dia sendiri masih lupa asal uang dari mana,” terang Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Jln Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (24/08/2017).

Sementara itu, KPK sedang menelusuri dari mana saja asal uang suap Rp 18,9 miliar yang disimpan dalam 33 tas yang disimpan di mes perwira Dirjen Hubla. Tidak tertutup kemungkinan adanya suap berhubungan dengan proyek lain.

“Ini lagi didalami terkait kasus apa saja. Yang pastinya, sementara informasinya masalah pengerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Jumlahnya memang banyak, jadi tidak mungkin cuma satu, pasti ada dari beberapa kasus. Tapi ini masih dalam pengembangan oleh tim KPK,” ungkap Basaria.

Tonny diduga menerima suap berhubungan perizinan proyek pengerukan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Tonny diamankan KPK pada Rabu (23/08/2017) malam sekitar jam 21.45 WIB di kediamannya di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Keesokan harinya KPK mengamankan empat orang, termasuk APK. Namun cuma dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Tonny dan Adiputra.

Akibat perbuatannya, Adiputra dijerat melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor. Sedangkan Tonny dijerat melanggar Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Tipikor.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369