Home / Kabar Terkini / Menanggapi Sikap AS, Jack Ma Ingatkan Soal Perang Dagang
Menanggapi Sikap AS, Jack Ma Ingatkan Soal Perang Dagang

Menanggapi Sikap AS, Jack Ma Ingatkan Soal Perang Dagang

Kabar Terkini – Miliarder asal China sekaligus CEO e-commerce raksasa Alibaba, Jack Ma, berkata tentang masa depan perdagangan online dan globalisasi. Hal ini disampaikan dalam acara “An Insight, An Idea with Jack Ma” pada pertemuan tahunan World Economic Forum yang digelar di Davos, Swiss.

Pada acara yag digelar tanggal 18 Januari lalu, Ma berpendapat kalau China mesti memberikan waktu kepada Presiden terpilih Donald Trump untuk menetap sebelum bereaksi terhadap retorikanya. Tanggapan Ma itu datang satu hari sesudah Presiden China Xi Jinping mengatakan komitmennya dalam perdagangan bebas. Pernyataan Xi Jinping itu dianggapnya sebagai peringatan kepada Trump yang memilih jalan proteksionisme mengetatkan perdagangan antar negara. Perang perdagangan akan menjadi bencana kepada dunia. Sangat gampang untuk jatuh ke dalam perang perdangan.

Belum genap seminggu Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS, dia menandatangani perintah eksektuif untuk menarik Trans Pasific Partnership (TPP). Kesepakatan perdagangan 12 negara tersebut merupakan salah satu warisan paling penting Presiden Obama terhadap kebijakannya di Asia. Selama kampanye presiden, dia mengkritik kesepakatan tersebut sebagai potensi membahayakan negara kita dengan alasan merugikan manufaktur AS.

TPP merupakan perjanjian dagang yang dikuasai 40 persen ekonomi dunia. Perjanjian tersebut dinegosiasikan di tahun 2015 oleh negara-negara termasuk AS, Jepang, Malaysia, Australia, New Zealand, Kanada, dan Meksiko. Pada kesempatan itu, Ma berpendapat kalau Amerika Serikat mesti menyalahkan dirinya sendiri, bukan China, terkait hilangnya lapangan kerja di Negeri Paman Sam. Dia mengatakan, hal itu diakibatkan kesalahan strategi yang diperbuat AS.

Melalui sebuah pernyataan yang dia pakai sebelumnya, Ma membandingkan Alibaba dengan Amazon.com, perusahaan e-commerce multinasional raksasa dari AS. Dia mengatakan, Alibaba mencoba untuk memakai teknologi yang dimiliki dalam memberdayakan bisnis kecil. Sedangkan ia menyebutkan Amazon berusaha memiliki setiap aspek untuk bisnisnya.

Ma juga mengungkapkan kalau AS menghabiskan banyak uang dalam konflik luar negeri dan berinvestigasi sangat besar di Wall Street, dibandingkan dengan bekerja yang bisa memberi kegunaan bagi rakyatnya sendiri.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369