Home / Kabar Terkini / Kejadian Mapala UII, Jokowi Berkata Diksar Harus Terukur, Bukan Kekerasan
Kejadian Mapala UII, Jokowi Berkata Diksar Harus Terukur, Bukan Kekerasan

Kejadian Mapala UII, Jokowi Berkata Diksar Harus Terukur, Bukan Kekerasan

Kabar Terkini – Pendidikan dasar (Diksar) ‘The Great Camping (TGC) Mapala Unisi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta mengakibatkan 3 mahasiswa meninggal. Selain korban meninggal, 10 mahasiswa lain harus menjalani rawat intensif di rumah sakit.

Diduga para korban mengalami kekerasan ketika mengikuti kegiatan TGC di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 13-20 Januari 2017. Akibat kejadian ini, Rektor UII Harsoyo menyatakan mundur dari jabatan Rektor sebagai bentuk pertanggungjawaban moral.

Menanggapi kasus kekerasan di dunia perguruan tinggi itu, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa di perguruan tinggi, Universitas, Institut, Politeknik manapun tidak diperbolehkan adanya pelatihan yang menggunakan kekerasan. Pendidikan dasar atau pelatihan mestinya dilakukan secara terukur. Bukan dengan kekerasan.

“Dimanapun, yang namanya pendidikan dasar itu pelatihan yang terukur, bukanlah kekerasan, apalagi sampai mengakibatkan kematian. Itu sudah termasuk kriminal,” kata Presiden Jokowi ketika membagikan Kartu Indonesia Pintar(KIP) di SMKN 2 Pengasih, Kulonprogo, DIY, Jumat(27/1/2017).

Tiga mahasiswa UII yang meninggal setelah mengikuti kegiatan TGC di lereng selatan Gunung Lawu yaitu Ilham Nurfadmi Listia Adi (20) Muhammad Fadli (19) dan Syaits Asyam (19). Selain korban tewas, 10 mahasiswa lain juga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Jogja International Hospital.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369