Home / Kabar Terkini / Kapolri Mengungkapkan E-KTP Palsu dari Kamboja Diduga Untuk Perjudian Online
Kapolri Mengungkapkan E-KTP Palsu dari Kamboja Diduga Untuk Perjudian Online

Kapolri Mengungkapkan E-KTP Palsu dari Kamboja Diduga Untuk Perjudian Online

Kabar Terkini – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan penemuan Kartu Tanda Penduduk palsu yang dikirim dari Kamboja tidak berhubungan dengan pemilihan kepala daerah. Tito membenarkan ketika tahun 2015 silam saat dia menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya pernah menjumpai kasus yang sama yakni menemukan lebih dari 100 Kartu Tanda Penduduk palsu.

Tito juga menambahkan bahwa KTP itu dipakai untuk membuat rekening palsu dan akan digunakan untuk menampung uang dari hasil perjudian online dalam jaringan itu. Kami telah pernah menangani kasus tersebut.

Seperti yang diketahui, baru-baru ini terdapat kiriman paket berisikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) palsu yang dikirim dari Kamboja dengan alamat tujuan di Perumahan Taman Surya, Cengkareng, Jakarta Barat menjelang pemilihan kepala daerah DKI 2017.

Total sebanyak 36 E-KTP palsu itu memakai E-KTP bekas yang data-datanya berisi atas pemilik sebelumnya. Caranya dengan mengganti salah satu kolom di halaman pertama (overlay) yaitu nama, alamat foto, serta agama yang semuanya berbeda dengan data center yang terdapat di chip.

Penemuan itu berawal ketika petugas Bea Cukai Soekarno Hatta mencurigai paket kiriman yang dibawa lewat perusahaan jasa titipan Fedex. Kotak kecil sebesar 560 gram itu kemudian diperiksa dengan memakai alat bantu x-ray. Hasil dari penemuan mendorong petugas memutuskan untuk memeriksa secara mendalam dengan membuka paket tersebut.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369