Jateng Masih Terbanyak Dengan Zona Merah Covid-19

Berita terkini- Tahun 2020 hampir berakhir namun virus korona masih bertahan bahkan di beberapa daerah seperti Jateng masih memiliki banyak Zona Merah.

Bahkan hingga saat ini secara keseluruhan total kasus covid-19 di Indonesia sudah mencapai angka 629.429.

Selain itu baru-baru ini Indonesia juga melaporkan tambahan angka kematian sebanyak 155 kematian baru.

Sehingga untuk total keseluruhan kematian kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 19.111 atau tertinggi setelah India dan Iran.

DKI Jakarta masih menduduki peringkat pertama dengan jumlah positif tertinggi yang disusul oleh Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Namun untuk wilayah-wilayah dengan Zona Merah sesuai indikator dari Pemerintah Jawa Tengah masih peringkat pertama.

Zona Merah Jawa Tengah

Propinsi Jawa Tengah pada saat ini dipimpin oleh Gubernur Ganjar Pranomo yang kerapkali menggandeng kaum milenial untuk taat pada protokol kesehatan.

Namun, upaya sosialisasi teraebut tampaknya tidak berbuah manis, lantasan Jawa Tengah masih menjadi wilayah dengan Zona Merah terbanyak di Indonesia.

Hingga saat ini telah ditetapkan bahwa terdapat 17 wilayah zona merah di Jawa Tengah.

Adapun 17 wilayah tersebut adalah sebagai berikut:

Batang
Brebes
Blora
Kebumen
Kendal
Kota Salatiga
Kota Surakarta
Kota Tegal
Pati
Purworejo
Rembang
Semarang
Sragen
Tegal
Temanggung
Wonogiri
Wonosobo

Banyaknya wilayah zona merah yang di Jawa Tengah tentunya ditetapkan berdasarkan indikator dari satgas penanganan Covid-19.

Indikator Zona Merah

Untuk menentukan apakah suatu wilayah dinyatakan zona merah adalah dengan cara melihat tiga indikator.

Yang pertama adalah indikatoe epidemologi. Dalam hal ini Satgas Penanganan Covid akan melihat jumlah penurunan kasus positif harus lebih dari 50% dari puncah.

Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP pada se-minggu terakhir juga harus sebeaar 50% dari puncak.

Sama seperti halnya penurunan kumlah kematian akibat covid harus mengalami penurunan sebeaar 50% dari puncak.

Sementara yang kedua adalah indikator Pengawasan kesehatan Masyarakat. Suatu wilayah akan ditetapkan sebagai zona merah ketika angka positif lebih dari 5% dari orang yang diperiksa.

Yang ketiga adalah indikator Pelayanan kesehatan. Indikator yang satu ini menjadi sangat penting karena banyaknya angka positif korona di Indonesia.

Pasien yang bertambah setiap hari tentunya akan membutuhkan pelayanan kesehatan gang memadai baik di Rumah Sakit maupun puskesmas.

Sehingga Satgas Penanganan Covid menjadikan aspek ini dalam indikator wilayah zona merah.

Adapun yang diperhatikan adalah jumlah tempat tidur di ruang Isolasi Rumah sakit rujukan harus mampu menampung 20% jumlah pasien positif yang dirawat di RS.

Selain itu tempat tidur di Rumah Sakit rujukan juga harus mampu menampung seluruh pasien ODP dan PDP covid-19.

Posted by userlogin