Home / Kabar Terkini / Janda Cantik Beli Pulsa Pakai Uang Palsu Ditangkap Polisi
Janda Cantik Beli Pulsa Pakai Uang Palsu Ditangkap Polisi

Janda Cantik Beli Pulsa Pakai Uang Palsu Ditangkap Polisi

Kabar Terkini – Dewa Ayu Alit Prama Santi (30), cuma dapat menunduk lesu dihadapan penyidik Satuan Reskrim Polres Jembrana waktu diinterogasi, Jumat (10/6). Janda cantik asal Banjar Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini diamankan lantaran ketahuan mengedarkan uang palsu (upal).

Dia diamankan di tempat kosnya yang berlokasi di Kelurahan Dauh Waru, Jembrana sekitaran pukul 12.30 wita.

“Masalah ini terungkap karena laporan dari korban yang memiliki konter HP yang melaporkan ada seorang wanita muda beli pulsa dengan memakai uang palsu,” jelas Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra, Jumat (10/6).

Pemilik konter yang bernama Putu Puspita Yanti (25), tahu uang yang diterimanya itu palsu setelah uang itu dipakai untuk beli bensin di SPBU.

“Peristiwa itu berlangsung dua hari lalu sekitaran pukul 14.30 wita. Waktu itu pelaku berpura-pura beli pulsa serta minuman di konter milik korban dengan memakai uang palsu,” tutur Sudarma Putra.

Dari laporan yang memiliki konter itu dilakukan penyelidikan dan berhasil temukan dua orang korban uang palsu yang lain.

“Anggota kami lalu lakukan penelusuran ke konter tempat pelaku beli pulsa dan berhasil memperoleh nomor HP pelaku lantaran waktu beli pulsa nomor HP pelaku terdaftar di konter. Maka dari itu pelaku langsung kita amankan,” papar Sudarma Putra.

Untitled-1

Kata dia, pelaku mengakui memperoleh uang palsu itu dari seorang napi pengedar uang palsu asal Banyumas yang menjalani hukuman di Rutan Negara.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berbentuk uang palsu sejumlah Rp 2.800.000, rokok Sampurna mild 18 bungkus, helm BMC warna putih, 3 masker yang kerap digunakan untuk tutup muka waktu menukar uang, 1 sepeda motor beat warna hitam, 1 buah HP serta buku tabungan.

Saat ini pelaku diamankan di Polres Jembrana beserta barang bukti. Pelaku dijerat pasal 36 ayat 2 dan ayat 3 yo pasal 26 ayat 3 UU No 7/2011 mengenai mata uang.

“Pelaku juga seorang residivis lantaran ikut serta masalah penggelapan,” tutup Sudarma Putra.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369