Home / Artis / Cerita BNN Terkait Axel Matthew Thomas Soal Happy Five
Cerita BNN Terkait Axel Matthew Thomas Soal Happy Five

Cerita BNN Terkait Axel Matthew Thomas Soal Happy Five

Kabar Terkini – BNN menyebutkan Happy Five sebagai obat keras berjenis psikotropika. Meskipun bukan jenis narkotika, efek Happy Five bisa menimbulkan ketergantungan.

“Happy Five termasuk psikotropika dan tidak termasuk dalam Undang-Undang Narkotika. Zat aktif di Happy Five merupakan Nimetazepam dan itu termasuk golongan obat-obatan keras,” tutur Juru bicara BNN Kombes Sulistiandriatmoko ketika dihubungi, Selasa (18/07/2017).

Meskipun tergolong obat keras, tapi Happy Five bisa dibeli secara umum dengan resep dokter apabila mengalami depresi ringan dan dijadikan obat penenang.

“Dalam penggolongan psikotropika ‘Happy Five’ masuk dalam golongan 4 dan bisa menimbulkan ketergantungan dengan tingkat yang rendah. Karena biasa dipakai untuk obat penenang bagi yang mengalami depresi ringan,” terangnya.

Sulistiandriatmoko menduga hal tersebut yang sering digunakan para artis supaya lebih rileks dan tenang. Meski begitu jika dipergunakan dengan dosis berlebihan bisa menimbulkan efek ketergantungan.

“Mungkin, karena obat ini sering dijual secara umum tapi harus dengan resep dokter. Karena sifatnya hipnotik-sedatif biasanya dipakai orang dengan tujuan lebih tenang dan rileks, hanya saja kalau dosisnya berlebihan bisa menimbulkan ketergantungan,” sambungnya.

Dirinya tidak mau berkomentar lebih jauh terkait SOP penangkapan dalam kasus narkoba yang dialami anak artis Jeremy Thomas. Meskipun demikian dalam Undang-Undang Psikotropika tetap mempunyai ancaman pidana.

“Saya tidak tahu persis formulasi SOP penangkapannya, apakah dia berlaku Undang-Undang Narkotika atau tidak. Tapi dalam prosesnya di Undang-Undang psikotropika juga ada ancaman pidananya,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan anak aktor Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas diciduk personil Satres Narkotika Polres Bandara Soekarno-Hatta di area Hotel Crystal, Jakarta Selatan, pada Sabtu (15/07/2017) malam. Dia diduga memesan Happy Five dari jaringan yang sebelumnya ditangkap kepolisian bandara pada Jumat (14/07/2017).

Axel kemudian digiring ke kamar hotel oleh personil dan keluar kamar dengan kondisi luka di sekujur tubuh. Jeremy Thomas menyebut anaknya mendapatkan penganiayaan oleh oknum aparat dan melaporkan kejadian itu ke Divisi Propam serta Bareskrim Polri siang tadi.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369