Berita terkini- Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk di Indonesia, banyak orang memutuskan untuk pindah dan bekerja di perkotaan.
Sehingga kebutuhan akan rumah atau tempat tinggal secara otomatis juga meningkat. Namun, biasanya rumah di perkotaan relatif mahal.
Meskipun demikian, saat ini telah tersedia berbagai alternatif untuk mendapatkan rumah di perkotaan, misalnya dengan cara kredit.
KPR BTN Dengan Cicilan Murah
KPR BTN merupakan salah satu alternatif bagi warga untuk mendapatkan perumahan secara Kredit.
Baru-baru ini para nasabah KPR BTN dikejutkan dengan adanya penurunan cicilan atau angsuran nasabah.
Beberapa nasabah juga mengkonfirmasi bahwa adanya penurunan yang signifikan, misalnya dari Rp 3 jutaan menjadi Rp 1.3 jutaan per bulan Maret.
Kejadian tersebut sempat menimbulkan pertanyaan dan kebingungan diantara para nasabah. Tapi, tak lama kemudian pihak KPR BTN mengumumkan bahwa penurunan tersebut benar adanya.
Pihak Bank Tabungan Negara tersebut menyatakan bahwa alasan penurunan tersebut dikarenakan oleh adanya penurunan suku bunga.
Selain itu, pihak BTN juga mengatakan bahwa adanya grace period dikarenakan oleh pandemi COVID-19.
Sehingga para nasabah tidak perlu mengkhawatirkan penurunan cicilan perumahan tersebut.
Namun perlu diingat bahwa grace period tersebut bukanlah subsidi melainkan penundaan pembayaran bunga selama periode tertentu.
Sehingga setelah periode tersebut berakhir, maka nasabah akan ditetapkan tarif normal seperti biasanya. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memangkas suku bunga hingga 270 basis poin (bps) untuk memacu pergerakan ekonomi.
Berdasarkan laporan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang dilansir oleh BTN pada situs resminya, perseroan memangkas bunga di seluruh segmen kreditnya.
Nixon LP Napitupulu sebagai Direktur Utama Plt. KPR BTN mengatakan, bahwa penurunan suku bunga tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mencanangkan pada 2021 sebagai tahun pemulihan ekonomi nasional.
Nixon kemudian menambahkan, penurunan bunga tersebut juga ditopang oleh perbaikan likuiditas yang diikuti dengan penurunan Cost of Fund (CoF).
Maka dengan penurunan angsuran atau cicilan kredit perumahan tersebut pihak KPR BTN, mengharapkan para nasabahnya terbantu pada saat perekonomian yang sulit seperti saat ini.
