Home / Kabar Terkini / Wakil Ketua ACTA Meminta Rp 470 Miliar Terhadap Ahok
Wakil Ketua ACTA Meminta Rp 470 Miliar Terhadap Ahok

Wakil Ketua ACTA Meminta Rp 470 Miliar Terhadap Ahok

Kabar Terkini – Wakil Ketua Aku Cinta Tanah Air (ACTA), Ali Lubis ajukan tuntutan class action terhadap Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahja Purnama. Dirinya menuntut ganti rugi sebesar Rp 470 miliar pada pernyataan pria yang akrab Ahok itu.

“Hari ini kami mendaftarkan tuntutan class action ganti kerugian kepada Ahok di PN Jakut yang sekarang ini berkantor di Jalan Gajah Mada No 17 Jakarta Pusat. Tuntutan diserahkan dengan mekanisme class action mengingat jumlah warga negara Indonesia yang beragama Islam begitu banyak,” tutur kuasa hukum Ali, Nurhayati di Gedung PN Jakpus, Jalan Gajah Mada No 81, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2016).

Nurhayati menerangkan tuntutan class action ini diwakilkan oleh Ali Lubis yang juga Wakil Ketua ACTA. Kliennya mengatasnamakan umat Islam yang tidak suka dengan Ahok.

“Kelompok dalam tuntutan ini merupakan semua warga negara Indonesia yang beragama Islam dan wakil kelompok dalam tuntutan ini yaitu Ali Hakim Lubis, seorang warga negara Indonesia beragama Islam,” tuturnya.

Nurhayati menyampaikan tuntutan ini didasarkan pasal 98 KUHAP tentang keinginan menggabungkan perkara ganti rugi pada perkara pidana. Untuk memperkuat tuntutan, pihaknya bersedia hadirkan bukti, saksi dan ahli dalam perkara itu

“Kami mengharapkan dengan penggabungan perkara perdata serta pidana ini persidangan kasus Ahok dapat lebih transparan. Seperti kita ketahui kalau sekarang ini publik khawatir dengan keseriusan penegak hukum menjerat Ahok berkaitan kedekatan Ahok dengan petinggi pejabat di institusi hukum,” tuturnya.

Nurhayati menyampaikan tuntutan utama dalam tuntutan clas action ganti rugi sebesar Rp 470 miliar. Dan meminta Ahok untuk memasang iklan permintaan maaf di sembilan surat kabar nasional.

“Menghukum tergugat untuk membayar ganti kerugian materiil pada penggugat sebesar Rp 470.000.000.000 yang bakal didistribusikan pada seluruh anggota kelompok dalam bentuk pembuatan fasilitas beribadah umat Islam yang dikoordinir oleh Majelis Ulama Indonesia di setiap kabupaten kota di seluruh Indonesia. Dan menghukum tergugat dalam waktu paling lama 10 hari sejak putusan perkara ini berkekuatan hukum tetap, dengan menempatkan iklan satu halaman penuh di sembilan surat kabar nasional,” ujarnya.

Terlebih dulu, Habib Novel menuntut Ahok sebesar Rp 204 juta di kasus yang sama. Ahok sendiri sudah jadi terdakwa dengan dakwaan Pasal 156 serta Pasal 156A KUHP mengenai Penistaan Agama. Sidang rencananya bakal di gelar pekan depan.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369