Kabar Terkini – Tim Pemenangan pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tak tahu permasalahan dimintanya Ahok untuk mundur di Pilkada DKI Jakarta. Tetapi, Tim Pemenangan Ahok-Djarot tak dipengaruhi berita itu.
“Yah mungkin saja dapat ditanyakan pada teman-teman yang lain. Hanya intinya begini, kami bila di tim tetaplah maju serta tetap semangat,” kata Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Jerri Sambuaga pada wartawan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/11/2016).
Jerri menyampaikan, tim bakal terus maju serta yakin Ahok tidak akan mundur. Pasal 191 UU 8 Tahun 2016 mengenai Penentuan Gubernur, Bupati serta Walikota, tak memperbolehkan calon gubernur mundur seenaknya.
“Kami ini ikut pilkada dilindungi oleh UU, jadi juga tak dapat mundur lantaran memanglah ada ketentuan yang menyebutkan seperti itu,” kata Jerri.
Tidak cuma dari timses, dukungan ke Ahok supaya terus berlaga di Pilgub DKI 2017 juga datang dari penantang. Ketua Timses Anies-Sandi, Mardani Ali Sera tidak ingin bila menang walk out (WO).
“Yang baik itu tidak memang WO (Walk Out). Kami mengharapkan Ahok serta Djarot bisa selalu kampanye,” kata Mardani Ali Sera dalam peluang yang sama.
“Saya begitu tidak ingin (menang WO),” sambungnya.
