Setelah Corona, Kini Indonesia Sedang Dilanda Hepatitis Akut

Kabar terkini- Adapun kasus penyakit hepatitis akut misterius yang tengah melanda dunia diduga mulai menyebar di sejumlah wilayah di Indonesia.  Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menuturkan bahwa semua kasus yang terkait adanya penambahan infeksi hepatitis akut dilaporkan beberapa wilayah. Kendati terdapat dugaan penambahan jumlah hepatitis akut pada anak, belum ada kasus yang dikonfirmasi secara resmi oleh Kemenkes.

Memang ada penambahan jumlah kasus tetapi belum kasus confirmed, karena perlu dilakukan pemeriksaan genome sequencing untuk mengetahui secara pasti bukan merupakan hepatitis A hingga hepatitis E. Untuk diketahui, hepatitis akut adalah penyakit yang sejauh ini masih belum diketahui etiologi atau penyebabnya.

Menurut beberapa laporan di banyak negara, kasus hepatitis akut misterius cenderung dialami pada anak usia di bawah 16 tahun. Sementara di Inggris, kasus yang diduga disebabkan oleh hepatitis akut lebih banyak terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun. Dalam kesempatan ini, Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Hepatitis Menyebar di Indonesia

Prof Dr dr Hanifah Oswari, Sp.A(K), mengungkapkan hal yang senada tentang kasus hepatitis akut misterius pada anak.  Ia menyampaikan, sudah ada sejumlah laporan yang diduga merupakan kasus hepatitis akut pada anak. Salah satu wilayah yang melaporkan ialah DKI Jakarta.

Tetapi, hal ini masih dalam investigasi apakah betul termasuk kriteria hepatitis akut berat atau bukan. Tentu akan didapatkan informasi yang lebih rinci. Kini, Kemenkes tengah melakukan investigasi lebih dalam untuk mengumpulkan data secara menyeluruh terkait dugaan kasus penyakit hepatitis akut misterius pada anak yang belum diketahui penyebabnya.

Dalam beberapa hari ke depan, pihaknya kemungkinan baru bisa mendapatkan laporan yang lebih lengkap terkait kasus-kasus hepatitis akut anak.  Prof Hanifah juga membeberkan sejumlah gejala awal penyakit hepatitis akut misterius pada anak, yakni gangguan pada saluran cerna seperti diare, mual, muntah, sakit perut, dan terkadang disertai demam ringan.

Jika berlanjut, akan muncul gejala penyakit hepatitis seperti buang air kecil dengan warna kuning seperti teh, feses, atau kotoran buang air besar yang berwarna pucat, dan mata atau kulit berwarna kuning. Jadi jangan menunggu gejalanya sampai kuning, jangan menunggu sampai gejalanya lebih berat. Karena kalau lebih berat kita (dokter) menjadi kehilangan momentum untuk bisa menolong lebih cepat.

Hal ini juga dikarenakan adanya tiga pasien anak yang dirawat di RSCM dengan dugaan hepatitis akut berat, meninggal dunia dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua pekan terakhir hingga 30 April 2022. Ketiga pasien tersebut merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur, serta Jakarta Barat.