Selama Sebulan di Laut, Ayah dan Anak dari Selandia Baru Ditemukan di Australia

Selama Sebulan di Laut, Ayah dan Anak dari Selandia Baru Ditemukan di Australia

Kabar Terkini – Seorang pria Selandia Baru dan putrinya yang berusia enam tahun sudah dinyatakan hilang di laut selama satu bulan. Ternyata keduanya berhasil sampai di Australia setelah berlayar menggunakan kapal layar kecil lebih dari 2.000 kilometer mengarungi Laut Tasman. Keduanya adalah Alan Langdon (46) dan putrinya Que (6) sebulan yang lewat cuma merencanakan sebuah perjalanan singkat dari Kawhia menuju Bay of Islands di pesisir timur Selandia Baru.

Tapi, di tengah pelayaran itu terjadi badai yang menghancurkan kemudi kapal layar tersebut, sehingga mereka hanyut terbawa arus laut. Mereka hanyut sejauh 2.600 kilometer dan tiba di Ulladulla, sebuah kota nelayan kecil 230 kilometer bagian selatan Sydney pada Rabu (12/01/2017). Ketika kemudi rusak, kami tidak mempunyai banyak pilihan yang akhirnya harus merapatkan perahu miliknya yang berukuran 6,4 meter.

Langdon mengatakan saya menunggu cuaca membaik, yang sialnya tidak kunjung muncul. Saat itu kami terus hanyut menuju ke selatan. Akhirnya demi keamanan Langdon berusaha mengarahkan kapal layarnya menuju ke Australia dengan melintasi Laut Tasman.

Telegraph peta yang memperlihatkan kota Kawhia, Selandia Baru tempat Alan Langdon memulai perjalanannya pada 17 Desember tahun lewat dan kota Ulladulla, Australia. Selama beberapa hari ke depan Langdon akan tinggal di Ulladulla untuk memperbaiki perahunya sebelum berlayar ke utara, ke kota Port Kembla untuk menjalani proses imigrasi. Langdon yang diliput wartawan mengatakan dia sama sekali tidak mengetahui kalau dirinya dan sang putri sudah dilaporkan hilang.

Ibu kandung Que, Ariane Wayler yang telah berpisah dengan Langdon, sampai menyewa layanan pencarian anak untuk mencari keberadaan putrinya. Col Chapman, ahli pemulihan anak dari Australia yang disewa ibunda Que, mengatakan kliennya menduga Langdon dengan sengaja berlayar ke Australia. Chapman juga menyebutkan ini adalah kedua kalinya dia mencari Langdon dan Que setelah menemukan keduanya tinggal di pedesaan Selandia Baru tahun lalu.