SBY Angkat Bicara Soal Rencana Kudeta Partai Demokrat

Kabar terkini- Konferensi luar biasa yang diadakan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, AHY bulan lalu sempat menjadi perbincangan berbagai kalangan politik maupun warga net.

Meskipun AHY menujukan permintaan klarifikasi langsung dari Presiden Jokowi, namun hingga saat ini Presiden yang sedang menjabat dua periode tersebut belum menanggapi.

Alih-alih permintaan AHY ditanggapi oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang memberikan tanggapan agar AHY tidak menggangu Presiden.

Isu kudeta tersebut seakan hilang begitu saja dari permukaan, karena tidak adanya pembahasan lanjut. Namun, akhir-akhir ini Mantan Presiden RI ke-6, SBY buka suara.

Apa Kata SBY?

Susilo Bambang Yudhoyono atau kerap disapa SBY merupakan pendiri Partai Demokrat serta sebelumnya pernah menjadi Ketua Umum pada saat menjabat sebagai Presiden selama dua periode.

SBY menyelesaikan kepresidenannya pada tahun 2014 yang digantikan oleh Presiden Jokowi hingga sekarang. Pada tahun 2019 AHY ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai demokrat menggantikan sang Ayah, SBY.

Semenjak itu, AHY lebih aktif kampanye dan menjalankan partai sementara SBY jarang muncul ke publik. Namun, pada saat AHY menyatakan adanya rencana kudeta dirinya, SBY angkat bicara.

Masih berperan sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY mengatakan bahwa gerakan kudeta partai yang didirikannya tersebut masih berjalan secara diam-diam.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh mantan presdien RI tersebut lewat unggahan sebuah video. Informasi tersebut diterimanya dari laporan resmi pimpinan partai.

Laporan tersebut juga berisikan tentang bagaimana cara oknum yang ingin melakukan kudeta terhadap AHY. Singkatnya, terdapat isu fitnah dan adu damba antara pimpinan DPP dan ketua DPD atau DPC.

Tambahnya, rencana jahat tersebut dilakukan dengan iming-iming imbalan yang masih dilakukan di berbagai daerah-daerah.

Salah satunya adalah dugaan keterlibatan Ketua DPC PD di Blora. atas perbuatannya tersebut, AHY memberikan sanksi dengan mencopot Bambang Susilo dari jabatannya.

Pihak pimpinan Demokrat juga mengatakan bahwa masih terdapat beberapa pimpinan cabang yang masih diproses dugaan keterlibatan rencana kudeta.

Partai Demokrat Tidak Diperjualbelikan

Dalam video pernyataan yang dibagikan oleh SBY, dirinya menegaskan bahwa Partai yang didirikannya tersebut tidak diperjualbelikan.

Sehingga, rencana kudeta, pengambilan kepemimpinan dari pemimpin yang sah tidak dapat dibiarkan terjadi. Meskipun ada oknum yang tergiur untuk membelinya, Demokrat tidak tergiur uang.

Posted by userlogin