Home / Kabar Terkini / Polri Masih Belum Tentukan Pemeriksaan Lanjutan Terhadap Ahok
Polri Masih Belum Tentukan Pemeriksaan Lanjutan Terhadap Ahok

Polri Masih Belum Tentukan Pemeriksaan Lanjutan Terhadap Ahok

Kabar Terkini – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyampaikan belum menargetkan pemeriksaan kelanjutan pada Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Hal tersebut karena penyidik masih mengkomunikasikan apakah keterangan yang di terima telah mencukupi atau belum.

“Sampai saat ini belum. Nanti kan pertanyaan ini hasil jawab ini dikomunikasi dengan penyidikan lain, lalu bakal menentukan bebrapa tambah apa yang butuh dalam pertanyaan ini, apa masih ada yang kurang atau cukup. Ini dapat jadi bahan yang bakal dikomunikasi dengan jaksa penutut umum,” kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul pada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, jakarta Selatan, Selasa (22/11/2016).

Dari pemeriksaan Ahok hari ini, penyidik nanti bakal menindaklanjuti tugas merampungkan berkas perkara. Martinus optimis penyelesaian kasus Ahok bakal usai dalam waktu 2 minggu.

“Saya kira penyidik itu mempunyai bukti penyidikan kapan mereka memanggil saksi, kapan bakal nanti lengkapi bukti, kapan berkomunikasi dengan jaksa penuntut umum. Nah, 2 minggu itu bagian dari tujuan untuk merampungkan mesti kita dukung,” lanjut Martinus.

Martinus juga menyampaikan dalam kurun waktu 2 minggu telah dilakukan penjadwalan pemanggilan pada saksi. Penyidik dari Bareskrim Polri, kata Martinus, sudah berusaha keras untuk menyelesaikan masalah ini meskipun ada masalah.

“Memang masalahnya bila ada panggilan terhadap saksi. Lalu saksi ini tak ada saat di panggil, ini sebagai masalah pihak penyidik, namun dengan waktu yang ditetapkan pihak penyidik pasti penyidik telah dalam memanggil seseorang menjadi saksi pasti sudah berkomunikasi dulu, pasti ini yang dilakukan selalu oleh penyidikan, penyidik berkerja selalu hingga sekarang ini,” tutur Martinus.

Bila pemeriksaan saksi telah mencukupi, Martinus mengungkap Bareskrim bakal menyerahkan berkas perkara ke kejaksaan. Dia menyampaikan kejaksaan mempunyai waktu 14 hari untuk lakukan penelitian dan lalu hasil itu diserahkan pada penyidik.

“Bila sudah lengkap istilah P21, bearti kita mengirimkan tersangka dan barang bukti jika belum selesai. Dalam istilah jaksaan penuntut P19 berarti ada berkas yang belum tercukupi hingga keharusan penyidik penuhi keperluan jaksa penutut umum” tutur Martinus.

Sampai sekarang ini sudah ada 26 orang saksi dan pakar yang diperiksa Bareskrim Polri. Bareskrim juga telah bekerjasama dengan Kejaksaan Agung berkaitan persiapan pelimpahan berkas perkara ke penuntutan.

Ahok ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama dengan sangkaan pidana dengan Pasal 156 a KUHP juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 11/2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik.

Hari ini dia diperiksa mulai jam 09.00 WIB sampai jam 17.30 WIB. Ada 27 pertanyaan yang diajukan penyidik, di mana sebagian besarnya mempunyai materi yang sama waktu Ahok diperiksa di tingkat penyelidikan.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369