Polisi Menyelidiki Kicauan Ahmad Dhani Tentang Ahok

Kabar Terkini – Polda Metro Jaya mempelajari laporan Relawan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, BTP Network, yang melaporkan musisi Ahmad Dhani Prasetyo ke Polda Metro Jaya. Ahmad Dhani dituduh mengeluarkan kata-kata kebencian dalam tautan pada akun Twitternya. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyatakan pihaknya akan selidiki apakah terdapat unsur pidana dalam tautan tersebut.

Menurut Argo, pemanggilan kepada Ahmad Dhani tergantung hasil penyelidikan polisi. Sebab dia mengatakan laporan tersebut baru diterima Polda hari Kamis (09/03/2017) malam. Semua tergantung penyelidik seperti apa, jika memang perlu dipanggil akan kita panggil. Kami selidiki dulu laporannya. BTP Network melaporkan status Twitter Dhani tanggal 7 Maret 2017. Dhani dinilai menulis hal yang tidak pantas dan mengandung ujaran kebencian.

Pada akun twitternya, Dhani menulis ‘Ahok sengaja dipaksakan menjadi DKI 1 agar ada kontak dengan UMAT??? semoga tidak sampai kontak senjata…ADP’. Perwakilan BTP Network, Jack Boyd Lapian di Polda Metro Jaya mengatakan ini termasuk unsur kebencian dan permusuhan. Kami melihat hal tersebut masuk dalam UU ITE.

Jack juga menyebutkan tulisan Ahmad Dhani terlalu berlebihan. Dia khawatir kicauan tersebut menjadi kampanye negatif yang akan menyudutkan Ahok-Djarot. Selain itu, dalam lampiran screen shot yang disertakan Jackk, Dhani juga mengatakan pendukung Ahok dengan kalimat yang tidak pantas.

Ini bukan yang pertama kalinya Ahmad Dhani dilaporkan. Tanggal 7 November 2016 lalu, mantan suami Maia Estianti itu dilaporkan oleh Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya sebab diduga melakukan penghinaan kepada Presiden Jokowi.

Posted by sevenadmin