Home / Kabar Terkini / Polisi Membongkar Jaringan Internasional Perdagangan Manusia
Polisi Membongkar Jaringan Internasional Perdagangan Manusia

Polisi Membongkar Jaringan Internasional Perdagangan Manusia

Kabar Terkini – Polres Bandara Soekarno-Hatta mengamankan pelaku perdagangan manusia (human trafficking) jaringan internasional. Pelaku dengan inisial AS hendak memberangkatkan lima orang wanita untuk dijadikan TKW secara ilegal melalui Bandara Soekarno-Hatta.

“Pelaku AS ini merupakan seorang residivis yang pernah dijatuhi delapan bulan penjara atas kasus yang sama,” tutur Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Arief Rachman kepada tribun, Jumat (14/04/2017).

Arief menyebutkan, kasus terungkap setelah polisi mengamankan lima orang wanita yaitu N (37), RE (39), NH (48), INS (36) dan W (25) yang hendak berangkat ke luar negeri sebagai TKW. Namun keberangkatan mereka sebagai TKW tidak dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang sah.

“Kemudian kami menginterogasi kelima calon TKW tersebut, sehingga terungkap kalau mereka mau diterbangkan oleh pelaku,” tambahnya.

Kelima calon TKW berasal dari daerah berbeda diantaranya dua orang berasal dari Bandung, satu orang berasal dari Indramayu dan dua orang berasal dari Mataram, Nusa Tenggara Barat. Modus operandi pelaku yaitu dengan menerbangkan para calonnya dengan tujuan domestik hingga akhirnya diterbangkan ke luar negeri. Menurut Arief, pelaku telah sering memberangkatkan TKW nonprosedural.

Aksinya tersebut kemudian diketahui oleh petugas bandara yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Pelaku berhasil ditangkap di Terminal 1B Bandara Soekarno Hatta hari Selasa 11 April lalu.

“Tersangka AS berperan sebagai penerima permintaan atau order, sementara yang merekrut para TKI ada tersangka lainnya yang masih buron. Kedua tersangka yang buron berasal dari Jakarta Timur dan Cirebon,” tambahnya.

Pelaku mengakui mendapatkan untung sebesar Rp 8 juta untuk satu orang calon TKW yang dikirim ke luar negeri. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 102 subsider 103 UU 39 tahun 2004 mengenai penempatan dan perlindungan TKI diluar negeri, juncto Pasal 10 UU 27 tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369