Kabar terkini- Media sosial baru saja diramaikan dengan tayangan singkat yang menunjukkan aksi seorang polisi yang sedang mengamankan aksi demonstrasi di Tangerang. Dalam aksinya tersebut, seorang mahasiswa terpakas dilarikan ke Rumah Sakit akibat dibanting oleh polisi ke lantai.
Mahasiswa yang berinisial FA tersebut terlihat pingsan seketika akibat benturan tersebut. Akibat kejadian itu, para netizen mengangkat sebuah tagger dengan hashtag #percuma lapor polisi. Namun, pihak kepolisian juga mengeluarkan hashtag yang menjadi tranding yaitu #polisi sesuai prosedur.
Setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit, FA, mahasiswa yang dibanting oleh oknum polisi saat berunjuk rasa tersebut, akhirnya diizinkan pulang ke rumah setelah dirawat selama dua malam. FA keluar dari RS Ciputra, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (16/10/2021). Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, FA diizinkan meninggalkan rumah sakit oleh tim dokter setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
Polisi Banting Mahasiswa Saat Berunjuk rasa
Setelah mendapatkan kritikan pedas dari komentar yang berlayangan dari berbagai kalangan masyarakat, akhirnya permasalahan tersebut diselesaikan dengan cara damai. FA diberikan fasilitas pengobatan secara menyeluruh hingga sembuh.
Seperti yang sudah dijelaskan oleh dokter prihal kondisi terakhir, hari ini dinyatakan pulang dalam keadaan sehat. FA sebelumnya masuk dibawa ke RS Ciputra pada Kamis (14/10/2021). Di sana, FA menjalani medical check up dan perawatan penyakit penyerta yang dia miliki.
Pihak Rumah sakit berharap dengan kepulangan FA dari rumah sakit ini bisa menjadi jawaban dari banyaknya informasi yang menurutnya simpang siur yang bertujuan untuk memecah belah masyarakat. Sementara itu, dr Andre Satria Gunawan, perwakilan dari RS Ciputra, mengatakan, FA menjalani serangkaian pemeriksaan oleh sejumlah dokter spesialis
Hasilnya, mahasiswa tersebut diperbolehkan kembali ke rumah. FA sudah boleh diizinkan pulang dan melanjutkan aktivitas sehari-hari. Diperiksa bagian kepala, CT Scan, dan MRA. Namun demikian, Andre mengatakan tidak bisa mengungkap secara mendetail hasil dari pemeriksaan tersebut ke publik.
Adapun FA sendiri mengatakan bahwa kondisinya jauh membaik dibandingkan dua hari yang lalu. Namun, FA juga menuturkan bahwa dirinya masih merasakan sedikit linu, tapi selebihnya sudah aman, jauh lebih baik. Pada saat dibanting, FA sempat mengalami kejang-kejang.
Peristiwa tersebut terjadi saat demo mahasiswa di Kompleks Pemerintah Kabupaten Tangerang di Tigaraksa. Adapun demo tersebut dalam rangka hari jadi ke-389 Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10/2021). Brigadir NP, oknum polisi yang membanting mahasiswa tersebut, kini terancam dikenakan pasal berlapis. Divisi Propam Mabes Polri bersama Propam Polda Banten pun terjun menangani kasus ini.
