Pak Jokowi Tiba di Beijing Untuk Menghadiri KTT OBOR

Pak Jokowi Tiba di Beijing Untuk Menghadiri KTT OBOR

Kabar Terkini – Presiden Joko Widodo sudah tiba di Beijing, Tiongkok, usai menempuh perjalanan udara selama tujuh jam dari Jakarta. Jokowi akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) One Belt One Road (OBOR) yang akan berlangsung Minggu (14/05/2017) besok.

Kepala Biro Pers Media dan Informas Sekretariat Presiden Bey Machudin mengungkapkan, tepat jam 20.21 Waktu Setempat atau jam 19.21 WIB Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana mendarat di Bandara Internasional Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, Sabtu (13/05/2017). Duta Besar Republik Indonesia untuk RRT Soegeng Rahardjo menyambut kehadiran Jokowi dan Iriana.

“Dari bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongannya menuju hotel tempat menginap selama di Beijing,” tutur Bey dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/05/2017).

Bey mengatakan esok harinya Presiden Jokowi mau menghadiri upacara pembukaan Belt and Road Forum For International Cooperation. Selain itu, beberapa kegiatan di luar KTT juga akan dilakukan Jokowi seperti pertemuan bilateral, mengunjungi Masjid Niujie dan menghadiri acara santap malam dan pertunjukan budaya.

Sebelumnya diberitakan, dalam KTT OBOR itu, Indonesia juga menawarkan sejumlah proyek strategis. Pada bidang transportasi, pemerintah mau menawarkan proyek pelabuhan hub internasional Kuala Tanjung di Sumatera Utara dan Bitung di Sulawesi Utara.

“Kalau dari saya, kita mengembangkan dua international port hub di Kuala Tanjung dan Bitung. Dan juga diikuti beberapa proyek kereta api dan pengembangan properti yang lainnya,” tutur Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kantor Kemenko Kemaritiman, Jakpus, Kamis (11/05/2017).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan menyebutkan proyek pelabuhan juga diikuti pengembangan proyek kereta api terkoneksi. Menurutnya, nilai investasi dalam proyek transportasi itu senilai US$ 1,5 miliar.

Selain itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan pemerintah rencananya menawarkan investasi di bidang energi untuk proyek kilang di Bontang, Kalimantan Timur, dengan jumlah investasi hingga US$ 10 miliar. Terakhir, proyek yang ditawarkan di bidang pariwisata yaitu pengembangan kawasan wisata Mandalika di Nusa Tenggara Barat.