Kabar Sport – Mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, mengakui diminta untuk kembali jadi presiden klub oleh pemilik baru Inter. Walau demikian, belum ada jawaban konkret dari Moratti.
Moratti pernah jadi Presiden Inter selama 18 tahun, pada 1995 sampai 2013. Sepanjang dia memimpin, Nerazzurri memenangi lima scudetto, empat titel Coppa Italia, empat titel Piala Super Italia, satu trofi Liga Champions, satu trofi Piala Dunia Antarklub, serta satu gelar Piala UEFA.
Setelah menjual sebagian besar sahamnya, Moratti turun dari kursi presiden Inter pada November 2013. Dia digantikan oleh pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir. Namun, Moratti masih tetap jadi presiden kehormatan Inter.
Beberapa waktu lalu, Suning Holdings Group resmi jadi pemilik saham sebagian besar Inter setelah beli sebagian saham Erick serta seluruh saham Moratti. Setelah akuisisi ini, Erick tetap jadi presiden, sementara Moratti tidak lagi jadi presiden kehormatan.
“Suning sudah meminta saya untuk kembali sebagai Presiden Inter,” ungkap Moratti pada Premium Sport.
“Itu bakal jadi sebuah kehormatan, namun saya tidak tahu mesti menjawab apa. Ada nostalgia untuk perasaan orang-orang,” papar pria berumur 71 tahun itu.
“Erick Thohir berupaya untuk lakukan perekrutan, namun mengalami kesulitan dalam mengurusi mainan yang lebih besar dari pada yang diperkirakan. Dengan orang-orang China, saya merasa aman. Mereka mempunyai keinginan kuat untuk bekerja dengan baik,” tuturnya.
