Kabar Terkini – Kepolisian sedang menyelidiki kasus pembobolan situs tiket online yang dilakukan remaja empat sekawan. Begini modus mereka mempromosikan tiket dari hasil pembobolan itu. Salah satu tersangka bernama Khairul atau MKU menceritakan modusnya yang mengatakan diskon 50 sampai 70 persen dari harga normal.
Informasi tentang promo itu disampaikan Khairul melalui akun media sosial. Ada juga informasi yang disebarkan melalui broadcast pesan. Pada saat ada pemesanan, SH alias Haikal yang merupakan otak pembobol, kemudian melakukan aksinya. Dia masuk ke server situs tiket online untuk masuk ke sistem maskapai penerbangan.
“Kita tidak memiliki kode booking semua, contohnya jika ada yang mau kita yang pesankan baru ada kode bookingnya. Jadi kalau pembeli baru biasa saya minta transfer duluan. Kalau sudah langganan, ada yang terbang dulu baru dibayar,” tutur Khairul.

Sedangkan untuk diskonnya berbeda-beda. Tergantung kalau untuk perorangan rate-nya 70 persen dari harga normal, kalau untuk yang rombongan bisa kita berikan potongan 50 persen. Menurut Khairul, aksi tersebut telah mereka kerjakan berulang kali. Ada yang lebih dari 1.000 transaksi yang telah dilakukan.
Sementara rekan-rekan yang lain telah memiliki tugasnya masing-masing seperti hanya mengecek dana yang telah dikirimkan. Untuk yang berpengalaman di bidang pembobolan semuanya dikerjakan Haikal yang diketahui menjadi otak dari kasus tersebut.
