Mobil Crossover Fiat 500X Ditunda Sampai Tahun Depan Untuk Masuk ke Pasar Indonesia

Mobil Crossover Fiat 500X Ditunda Sampai Tahun Depan Untuk Masuk ke Pasar Indonesia

Kabar Otomotif – Kabar tentang hadirnya crossover Fiat 500X di Indonesia telah marak terdengar mulai sejak 2015. Tetapi hingga sekarang ini mobil pesaing Mini Countryman itu belum juga tunjukkan batang hidungnya.

CEO Garansindo Group Muhammad Al Abdullah menerangkan, tertundanya Fiat 500X masuk ke Indonesia tak terlepas dari strategi baru yang diaplikasikan prinsipal Fiat Chrysler Automobile (FCA). Hingga, pihaknya mesti menanti sampai kuartal I-2017 untuk menghadirkan mobil itu.

“Terus terang, untuk Fiat 500X masih belum dapat hingga kuartal I tahun depan. Jadi, dari lima brand FCA yang kami pegang, yakni Chrysler, Jeep, Dodge, Fiat, serta Alfa Romeo. Sekarang ini prinsipal tengah membenahi lagi, yang mana sebagai merek global serta yang mana sebagai merek domestik (Amerika). Misalnya Chrysler telah jadikan merek untuk Amerika. Bila di Eropa Chrysler namanya Lanjut usia. Begitu halnya Dodge telah ditetapkan jadi sportcar cuma untuk pasar Amerika,” tutur pria yang akrab disapa Memet itu, belum lama ini.

Ia meneruskan, mobil merek FCA yang sudah jelas jadi brand internasional yaitu Jeep. Diluar itu, prinsipal juga mengambil keputusan untuk mendahulukan Alfa Romeo sebagai merek global. Sementara Fiat difokuskan untuk mengerjakan pasar Eropa.

“Yang dicalonkan jadi produk global nyatanya Alfa Romeo dahulu, bukanlah Fiat. Untuk Fiat sendiri sekarang ini masih tetap konsentrasi di Eropa untuk pengembangannya. Jadi kami belum dapat me-launching 500X,” lebih Memet.

Aspek lain, lanjut dia, pihaknya masihlah mencari harga yang cocok untuk memasarkan 500X di Indonesia. “Dari sisi pricing-nya juga belum dapat masuk. Lalu dari sisi spesifikasinya juga. Jadi terdapat beberapa hal yang belum dapat kami gabungkan hingga saat ini, ” jelas dia.

Tetapi untuk roda empat, Garansindo masih mempunyai merek Jeep. Mobil Amerika itu bakal ditonjolkan Garansindo sekurang-kurangnya dalam dua tahun yang akan datang.

“Namun untuk Jeep sendiri, seperti kita sama-sama tahu, dalam dua tahun nanti, yakni 2016, 2017, 2018, bakal mempunyai produk baru yang begitu banyak,” kata Memet.