Kabar Lifestyle – Hubungan pada masyarakat lokal dengan sebuah landmark atau tempat bersejarah yang ada di satu daerah mungkin saja memang sedikit rumit. Tak tahu lantaran masa lalu yang terjadi atau mungkin saja permasalahan yang muncul waktu pembangunan landmark atau area bersejarah itu berdiri. Namun saat wisatawan pergi traveling dan lihat landmark atau area bersejarah di satu tempat itu, mungkin saja mereka bakal begitu menganggumi dan bahkan juga menyukai area yang juga jadi destinasi wisata.
Banyak hal yang mengakibatkan mengapa landmark atau area bersejarah dibenci oleh masyarakat setempat. Misalnya landmark yang di bangun untuk menghormati diktator yang jahat, tugu untuk mengenang seseorang yang rasis, atau bahkan juga area yang mengenang mantan penguasa yang pernah membuat hidup rakyat setempat sulit.
Ditulis dari About Travel, pada Rabu (16/11/2016), berikut landmark atau area yang bersejarah yang dicintai wisatawan, namun dibenci oleh masyarakat setempat.
1. Gunung Rushmore, Amerika
Suku Sioux yang disebut masyarakat setempat tak suka dengan pembangunan dari ukiran wajah presiden Amerika Serikat yang ada di sana. Hal tersebut karena monumen itu di bangun di atas tanah yang menurut mereka suci serta pemerintah telah mengambilnya dari mereka. Bukan sekedar itu, ketika pembangunan landmark ini dapat menewaskan banyak masyarakat asli Amerika, sebagai tanggapan dari itu semua anggota suku mengambil keputusan untuk membangun Crazy Horse Memorial yang di bangun di tanah yang sama, itu di bangun untuk menghormati dari para korban meninggal. Saat Anda traveling dan berkunjung ke sebuah destinasi wisata, sebaiknya Anda mencari tahu cerita di balik monumen-monumen bersejarah yang ada.

2. Valley of the Fallen, Spanyol
Spain’s National Heritage Trust ini terbagi dalam basilika dimana Jenderal Francisco Franco dimakamkan, satu biara Benediktin, serta mempunyai tinggi 500 kaki yang membayangi esplanade basilika. Kedengarannya mengagumkan, bukan? Namun tak dengan sejarahnya. Diktator brutal memerintahkan pembangunan monumen ini untuk menghormati mereka yang meninggal selama perang saudara Spanyol pada 1930-an. Masyarakat setempat makin tak suka dengan pembangunan ini karena banyak tahanan yang meninggal selama konstruksi, hingga hari ini ada banyak masyarakat setempat yang berusaha untuk menghancurkan landmark bersejarah ini.

3. Nathan Bedford Forrest Statue, Amerika
Ini mungkin saja monumen Konfederasi yang paling dibenci oleh masyarakat setempat. Area ini di bangun lantaran menghormati tokoh terpenting dalam berdirinya Ku Klux Klan, Nathan Bedford Forrest. Kebencian ini terlihat dengan adanya coretan dengan cat semprot yang bertuliskan “Black Lives Matter.”

4. Peter the Great Statue, Rusia
Menurut editor serta pembaca VirtualTourist.com, area ini merupakan satu diantara “The World’s Top 10 Ugliest Buildings and Monuments.” Patung kolosal dengan tinggi lebih dari 300 kaki di bangun oleh Georgia desainer Zurab Tsereteli untuk menghormati prestasi angkatan laut Peter. Masyarakat Moskow tak suka dengan area ini, lantaran Peter meremahkan Moskow dengan menjadikan St. Petersburb sebagai ibukota Rusia pada saat itu.

5. Columbus Lighthouse, Republik Dominika
Area bersejarah ini dibenci oleh masyarakat setempat karena masyarakat asli yang terlebih dulu ada di tanah itu diusir lantaran dianggap mengakibatkan kerusakan pemandangan. Bukan sekedar itu, landmark ini dapat membutuhkan daya listrik yang tinggi dan pada akhirnya bikin bangunan yang ada di sekitarnya menjadi padam.

