Ini Dia Penyebab Ongkos Terbang ke Indonesia Timur Mengapa Begitu Mahal

Ini Dia Penyebab Ongkos Terbang ke Indonesia Timur Mengapa Begitu Mahal

Kabar Lifestyle – Keindahan alam Indonesia Timur memanglah luar biasa mengagumkan. Tetapi sayangnya belum banyak yang tertarik untuk mengunjunginya. Terkecuali jarak yang dirasa jauh, mahalnya biaya jadi alasan paling utama untuk hindari perjalanan ke lokasi timur.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu turut menyayangkan hal semacam itu. Sampai kini, Marius menilainya tak ada penerbangan langsung menuju Kupang jadi biang permasalahan yang mengakibatkan harga tiket pesawat jadi mahal.

“Pesawat yang menuju Bandara Frans Seda itu pesawat kecil-kecil jadi tak dapat menyimpan banyak penumpang,” katanya di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Agustus 2016.

Sementara ini, beberapa maskapai penerbangan yang sudah buka rute ke Maumere yakni Lion Air, Sriwijaya serta Nam Air. Ke depan Marius mengharapkan supaya Garuda Indonesia ikut mengambil peranan, untuk tingkatkan keyakinan masyarakat berwisata ke wilayahnya.

“Sekarang ini orang ingin datang berkunjung belum meyakini bila Garuda belum buka. Jadi kami berharap ada penerbangan ke sana,” paparnya.

Diluar itu, pria berkacamata ini dapat mengutamakan pentingnya rute penerbangan internasional langsung ke Kupang. Hasil penilaian serta percakapannya dengan sebagian stakeholder menyebutkan kalau wisatawan mancanegara enggan berkunjung lantaran lama perjalanan begitu menyita waktu.

“Orang-orang dari Perth serta Darwin tidak ingin ke Kupang lantaran sangat jauh. Banyak yang pingin datang namun high cost economy. Mesti ke Jakarta baru ke NTT,” papar Marius.

Sampai saat ini pihaknya tengah fokus untuk mendesak pihak-pihak yang berkaitan untuk membuka rute penerbangan internasional langsung ke Kupang. Terlebih penerbangan rute Kupang-Dili-Darwin yang menurut dia begitu bagus untuk menopang kebutuhan ekonomi tiga negara.

“NTT Bertindak penting sebagai enclave Indonesia-Timor Leste serta Australia. Bila ada perbangan langsung bakal begitu membantu lantaran wisatawan tak perlu lagi terbang dulu ke Denpasar,” ujarnya.