Home / Kabar Terkini / Heli Bell Yang Jatuh di Sleman Untuk Kodal Pangdam IV Bukan Untuk Jokowi
Heli Bell Yang Jatuh di Sleman Untuk Kodal Pangdam IV Bukan Untuk Jokowi

Heli Bell Yang Jatuh di Sleman Untuk Kodal Pangdam IV Bukan Untuk Jokowi

Kabar Terkini – Kepala Danlanud Adi Sucipto Marsma Imran Baidirus menyampaikan heli bell yang jatuh di Sleman untuk kepentingan Kontijensi Darurat Presiden Joko Widodo. TNI AD menyebutkan pesawat itu adalah bantuan kendali operasi (BKO) pada Pangdam IV Diponegoro.

“Ini BKO kepada Pangdam IV untuk dipakai Pangdam IV sebagai kodalnya (komando dan pengendalian). Saya kira tentu tahu bila pesawat RI 1 kan bukan itu. Pesawat RI 1 kan VVIP,” kata Kadispen TNI AD MS Fadhilah di Media Center Dinas Penerangan Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2016).

Fadhilah menerangkan, komando dan pengendalian yang dilakukan mungkin berkaitan suasana libur hari raya.

“Itu komando dan pengendalian oleh Pangdam IV jadi mungkin untuk lakukan pemeriksaan teratur, terlebih saat ini tengah hari raya, mungkin saja kaitannya dengan kondisi lokasi dan sebagainya,” tuturnya.

Helikopter jenis Bell 205 itu bertolak dari Bandara Adi Sumarmo Solo menuju Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta.

Menurut Fadhilah, pesawat di-BKO-an adalah hal umum. Hal yang sama saja berlangsung ke Pangdam VII Wirabuana serta Pangdam XVII Cendrawasih.

“Pesawat itu di-BKO kan kepada Pangdam IV. Itu berlangsung di mana-mana. Pangdam VII punya. Irian Jaya punya. Pesawat yang umum dipakai untuk kodal. Itu pesawat (bell 205) baru digunakan juga, untuk kodal,” ungkap Fadhilah.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369