Banyak Debat Tentang Tax Amnesty Membuat Negara Tidak Akan Maju

Kabarterkini.biz РKabar Terkini, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menilai perbincangan perihal masalah RUU Tax Amnesty selalu ada. Akan tetapi dia meyakinkan bila perbincangan tidak ada ujungnya, negara bakal rugi.

” Bakal banyak perbincangan, bakal banyak pertentangan pendapat kata kuncinya mungkin saja yang bakal dihubungkan tentang kebenaran, keadilan, serta kejujuran. Bila kita berdebat di situ terus, negara ini tidak bakal maju, ” kata Saut dalam rapat konsultasi komisi XI DPR dengan PPATK, Kejaksaan, Polri, serta KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/4).

Saut berujar Indonesia termasuk terlambat dalam mewacanakan Undang-Undang Pengampunan Pajak. Sebab sebagian negara lain telah beberapa puluh tahun lalu menerapkannya.

” Apa yang kita kerjakan ini sesungguhnya beberapa negara telah mengerjakannya. Bahkan juga Swiss pernah mengerjakannya tahun 40-an. Bila saya fikir kita terlambat lakukan ini. Pernah lakukan jadi tidak berhasil, ” katanya.

Saut berasumsi DPR serta pemerintah telah lakukan pendekatan sejarah berkaitan penerapan tax amnesty atau undang-undang sama di negara lain. Satu diantaranya harus pelajari bagaimana India pernah tidak berhasil pada langkah pertama, tetapi sukses pada eksekusi langkah kedua pengampunan pajak.

” Swiss yang angka indeks persepsi korupsi yang cukup tinggi juga pernah lakukan itu. Harapan kita nanti ke depan, apakah ini bakal mendorong indeks persepsi korupsi yang harapan kita itu yaitu 50 nanti tahun 2019. Oleh karenanya kami prinsip untuk memberi dukungan ini, ” katanya.

Diluar itu KPK mengharapkan media dilibatkan untuk bertindak aktif dalam pengawalan implementasi undang-undang itu. ” Jadi kelak memberikan keyakinan rakyat kalau kita lakukan suatu hal yang adil, memberikan keyakinan yang memiliki modal, kalau apa yang kita kerjakan ini benar-benar untuk bangun kehidupan bangsa, ” ujarnya.

( Kabar Terkini )

Posted by sevenadmin