Kabar Sehat – Mesti disadari, menghentikan kebiasaan yang sudah bertahun-tahun, seperti merokok memanglah tidak semudah membalik telapak tangan. Walaupun tanpa ada disadari, kebiasaan merokok itu diam-diam menggerogoti kesehatan tubuh serta tingkatkan risiko kematian dini.
Namun, tak pernah ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Dalam penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, seorang perokok berumur 70 tahun meskipun akan mendapat manfaat bila berhenti merokok.
Penelitian itu melibatkan lebih dari 160.000 orang berumur 70 tahun tahun 2004-2005. Kemudian tahun 2011, peneliti kembali mencermati kehidupan mereka. Sebanyak 6,6 persen meninggal lantaran kanker paru.
Sementara itu, responden yang berhenti merokok alami penurunan risiko kanker paru serta kematian.
Seperti di ketahui, merokok juga tingkatkan risiko penyakit jantung dan stroke lantaran dapat menurunkan kandungan Kolesterol baik dan membuat darah lebih kental sampai menggumpal. Makin cepat berhenti merokok, risiko terserang penyakit jantung dan stroke itu juga menurun.
Menurut aktivis antirokok Deborah Arnott, penelitian menunjukkan begitu besarmya kerugian lantaran merokok. Berhenti merokok adalah langkah tentu mencegah kematian dini. “Kabar baiknya, berhenti merokok pada umur berapakah juga selalu berguna dan menambah tahun untuk hidup,” kata dia.
Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine ini ingin mendorong orang-orang pada umur berapa pun untuk segera berhenti merokok. Para ilmuwan menyatakan, berhenti merokok bahkan juga di masa pensiun juga dapat meningkatkam peluang seseorang hidup lebih lama.
Banyak perokok yang mengalami sakit-sakitan di umur tua nyatanya sudah mulai merokok sejak remaja. Menurut penulis utama studi, Dr Sarah Nash, PhD, dari National Cancer Institute di Maryland, durasi merokok, yakni kapan mulai merokok serta berhenti adalah kunci paling utama yang dapat memastikan tingkat risiko seseorang terserang penyakit terkait merokok.
