Akan Gelar Aksi Demo Lanjutan, FPI dan HMI Tunggu Putusan Kepolisian

Akan Gelar Aksi Demo Lanjutan, FPI dan HMI Tunggu Putusan Kepolisian

Kabarterkini.bizKabar Terkini, Jakarta – Kesatuan Aksi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) dan Front Pembela Islam (FPI) berencana untuk menggelar aksi demo lanjutan usai aksi demo 4 November lalu. Tetapi, itu tergantung bagaimana keputusan kepolisian terhadap kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Itu tergantung dari proses yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap Pak Ahok. Saat ketemu Habib (Imam Besar FPI Rizieq Shibab) tadi disampaikan kalau reaksi yang bakal dimunculkan apakah termasuk akan ada aksi lagi itu tergantung satu dua hari ke depan atau saat gelar perkara besok dan keputusan hari Rabu dari kepolisian,”ucap Dewan Komandi Kesatuan Aksi PB HMI, Ahmad Doli Kurnia.

Ahmad menjelaskan kalau secara umum fungsi dari Kesatuan Aksi PB HMI dalam kasus penistaan agama ini untuk mencermati, mengawal dan mengatisipasi setiap perkembangan dinamika politi, sosial dan hukum. “Kasus ini sangat situasional, siapapun yang melakukan penistaan agama mesti diproses secara hukum dengan menjungjung tinggi rasa keadilan,”tegasnya.

Menurut Ahmad, kalau tuntutan umat tidak dipenuhi maka bakal menimbulkan banyak reaksi, terutama bagi kalangan muslim. Sehingga, ucap dia, tidak menutup kemungkinan akan ada lagi aksi lanjutan terhadap dugaan kasus penistaan agama.

“Saya pikir kalau memang tuntutan yang disampaikan sebagian besar umat Islam tidak ditanggapi, tidak bisa disalahkan kalau aksi yang serupa semakin bergulir dan semakin besar,”terangnya.

Menurut Ahmad, kasus yang menjerat Ahok sama halnya seperti kasus yang menimpa Lia Eden. Saat itu Lia Eden dinilai melakukan penistaan agama dan dijebloskan ke penjara.

“Apa bedanya Ahok dengan Lia Eden, misalnya? Kan sama-sama menistakan agama. Tapi kok saat terkena pada Ahok kenapa tidak diproses? Saya pikir itu resiko yang sangat besar bagi kepolisian,”ucapnya.

Maka itu, sambung Ahmad, semua organisasi masyarakat Islam sudah satu suara dan sepakati kalau terjadi aksi lanjutan maka sekapat bergabung di bawah koordinasi MUI. “Tapi kita bisa memperkirakan berapa yang bakal hadir di aksi lanjutan kalau ada, sebab aksi kemarin juga kebanyakannya kan datang masing-masing lantaran ini telah menjadi isu nasional,”jelasnya.