Kabarterkini.biz – Kabar Terkini, Jakarta – Balon (bakal calon) gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melanjutkan kegiatan blusukannya hari ini. Anies mengunjungi Kampung Magesen, Manggarai, Jakarta Selatan.
Anies tiba sekitar pukul 13.30 WIB. Saat sampai di lokasi, Anies pun memulai blusukannya ke gang-gang sempit berukuran 1 meter yang berada di RW 12 itu. Kedatangan Anies pun memancing perhatian warga. Tidak sedikit warga yang mau bersalaman, berfoto ria sampai menyampaikan keluhan.
Setelah blusukan, Anies mengatakan sebagaian besar warga Magesen menginginkan supaya kampungnya tidak digusur. Menanggapi harapan dan keinginan warga itu, Anies berjanji bakal menghadirkan keadilan di Jakarta, termasuk dalam penataan kota dan penertiban bangunan liar.
“Tadi saja jalan-jalan blusukan di dalam saya tanya ibu bapak mau apa? Banyak yang bilang jangan digusur. Kita saya juga sampaikan masalah yang kita hadapi gusur atau tidak tapi kita mau ada keadilan. Bagaimana keadilan untuk semua,”ucap Anies.
“Saya dengan pak Sandiaga dicalonkan jadi gubernur kami mau bukan cuma kotanya yang maju tapi rakyatnya bahagia. Mari kita kerjanya maju kotanya bahagia warganya,”tambahnya.
Selain itu, dia juga berjanji bakal menandatangani harga kebutuhan bahan pokok supaya lebih terjangkau. Eks Mendikbud ini juga menjanjikan jaminan kesehatan dan pendidikan yang pantas bagi warga Jakarta.
“Biar adil ada pekerjaan adalah harga-harga pokok terjangkau. Penghasilan ada, mudah-mudahan bisa hidup tapi mesti juga sehat. Jaminan kesehatan dan pendidikan. Dengan begitu dapat pekerjaan, harga bahan pokok terjangkau dan sehat,”jelasnya.
Warga juga menyoroti mengenai program Kartu Jakarta Pintar (KJP). KJP dianggap warga Magesen cukup membantu biaya operasional sekolah anak-anak mereka. Sehingga, banyak warga yang ceas, bergantinya kepemimpinan membuat KJP dihapus.
Anies menepis kalau terpilih menjadi DKI akan menghapus program itu. Menurutnya, program KJP telah cukup baik sehingga bakal dipertahankan bahkan dinaikkan anggarannya.
“Bapak dan ibu mau apa? KJP tidak bakal dihapus akan diteruskan. Enggak bener ganti gubernur KJP dihentikan mudah-mudahan ditambahkan,”tutupnya.
