Kabarterkini.biz – Kabar Terkini, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan tidak setuju dengan penilaian para penentangnya yang menganggap dirinya tidak pro rakyat.
Ucap pria yang akrab disapa Ahok ini, telah banyak kebijakan pro rakyat yang digulirkannya selama memimpin Ibu Kota, terutama yang mengenai dengan bidang pendidikan, kesehatan, perumahan sampai pangan.
“Kalau enggak pro rakyat kecil masa kasih tunjangan pendidikan, kesehatan, perumahan, sembako diturunin. Pikir sendiri bagaimana engak pro rakyat kecil,”ucap Ahok di Balai Kota, Kamis (8/9/2016).
Dia menyampaikannya menanggapi aksi unjuk rasa ratusan orang di depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jln Diponegoro, Jakpus, Rabu (7/9).
Ratusan orang yang mengklaim korban penggusuran di Jakarta itu meminta Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak memberikan rekomendasi untuk Ahok menjadi calon gubernur pada Pilkada DKI 2017 nanti. Alasannya, mereka menganggap Ahok tidak pro dengan rakyat kecil dan terlalu berpihak dengan pengusaha.
Menanggapi perihal itu, Ahok menyatakan dirinya memang selalu dinilai sebagai gubernur yang pro pengembang. Tetapi, dia menegaskan kalau dirinyalah yang bersihkeras mengenakan kontribusi tambahan sebesar 15 persen terhadap pengembang reklamasi di Teluk Jakarta Utara.
“Jadi kalau fitnah-fitnah itu biasalah ya enggak usah terlalu pusing,”ucap Ahok.
