Kabar Terkini- Proses evakuasi korban bangunan runtuh di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, terus berlanjut memasuki hari kedelapan pasca-insiden. Hingga Senin (6/10/2025) dini hari, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat sebanyak 158 korban telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 104 orang selamat dan 54 meninggal dunia.
Dari jumlah korban meninggal tersebut, lima di antaranya berupa potongan tubuh atau body parts. Direktur Operasi Basarnas, Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, menyampaikan bahwa pencarian masih difokuskan pada sisi selatan bangunan, khususnya di sektor A3 dan A4 yang merupakan area sekitar mushala dan dinilai paling parah terdampak.
Update Evakuasi Ponpes Sidoarjo
Adapun kabar terbaru sekitar pukul 03.34 WIB, ditemukan satu jenazah lagi. Sehingga total korban meninggal menjadi 54, terdiri dari 49 jenazah utuh dan lima bagian tubuh yang diberitakan dalam konferensi pers yang digelar secara daring dari Jakarta.
Sementara tim SAR gabungan terus melakukan pencarian selama 24 jam secara bergantian. Hingga hari ketujuh, progres evakuasi telah mencapai sekitar 75 persen. Proses pengangkatan puing dan pencarian korban masih terus dilakukan, dengan estimasi waktu tambahan dua hingga tiga hari untuk merampungkan seluruh operasi.
Tim menyebut setidaknya ada empat korban yang telah terdeteksi posisinya oleh tim pemetaan, masing-masing tiga di bagian depan dan satu di belakang sektor selatan bangunan. Lokasi ini diketahui menjadi titik utama penemuan jenazah dalam beberapa hari terakhir.
Dalam operasi ini, dua alat berat berupa ekskavator dan breaker dikerahkan guna mempercepat pembongkaran material bangunan yang menimpa para korban. Lebih dari 100 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, dan relawan sipil, ikut terlibat dalam operasi penyelamatan ini.
Seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi langsung diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi lebih lanjut. Basarnas menegaskan akan melanjutkan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
