Kabar terkini- Setelah merayakan hari raya lebaran kedua kalinya dengan situasi pandemic covid-19, tahun ini pemerintah Indonesia telah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran meskipun tetap mewajibkan protokol kesehatan. Adapun kebijakan ini juga telah diambil oleh banyak negara yang telah melakukan vaksinasi di negaranya.
Lebaran tahun 2022 ini bisa dikatakan waktunya bagi semua umat muslim untuk bertemu dengan keluarga setelah lebaran sebelumnya sangat terbatas. Hal ini dibuktikan dengan jumlah masyarakat yang mudik sangat banyak jumlahnya memenuhi jalanan. Bahkan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, volume kendaraan pada arus mudik Lebaran tahun 2022 ini adalah yang tertinggi dibandingkan saat normal atau mudik Lebaran tahun-tahun sebelumnya.
Indonesia menjadi salah satu dari sekian negara yang sedang akan menjadikan pandemi covid-19 ini menjadi endemi, hal tersebut juga telah direalisasikan dengan pengurangan jumlah hari karantina yang dulunya 7 hari kini menjadi 1 hari saja. Dengan adanya kelonggaran ini tentunya sangat memudahkan para pemudik yang bekerja di luar kota.
Mudik Lebaran 2022
Pada H-3 perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau Jumat (29/4/2022) lalu contohnya. Volume kendaraan di hari itu memecahkan rekor volume kendaraan tertinggi sebelumnya, yakni pada periode Lebaran 2019 silam. Diketahui, volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju timur via jalan tol Trans Jawa pada periode mudik Lebaran 2019 mencapai 103.077 kendaraan.
Sementara, pada H-3 kemarin, tercatat 105.016 kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju Timur (Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, dan sekitarnya). Jumlah tersebut meningkat 165,5 persen dari lalu lintas normal periode mudik Lebaran pada November 2021, yakni sebanyak 39.554 kendaraan.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, demi memaksimalkan pelayanan pengguna, Jasa Marga mengoperasikan gardu operasi hingga dua kali lipat dari kondisi lalu lintas normal. Pemerintah telah memaksimalkan kapasitas gerbang tol untuk melayani peningkatan volume lalu lintas di GT (Gerbang Tol) Cikampek Utama, yang mengoperasikan total 30 lajur transaksi serta penambahan 4 mobile reader secara tandem.
Heru melanjutkan, pihaknya tak henti-hentinya menjalin kolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait demi memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik. Terselenggaranya layanan arus mudik dengan lalu lintas tertinggi sepanjang libur Hari Raya Idul Fitri ini tidak lepas dari kolaborasi bersama dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta stakeholder terkait lainnya.
