Pemerintah Resmi Memperpanjang PPKM Darurat Hingga 26 Juli 2021

Kabar terkini- Setelah dijadwalkan berakhir hari ini, PPKM resmi diperpanjang oleh pemerintah karena angka korban jiwa dan pasien positif varian baru terus meningkat di Indonesia. Perpanjangan tersebut jauh lebih singkat daripada apa yang awalnya direncanakan selama 6 minggu.

Menteri Ekonomi, Sri Mulayni baru-baru ini mengusulkan perpanjangan waktu PPKM selama empat hingga enam minggu kedepan. Namun, usulan tersebut tidak dapat diterima oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang menunjukkan aksi protesnya lewat sosial media.

Bahkan ada juga wacana yang muncul untuk mengurangi gaji pokok maupun tunjangan para pejabat negara untuk membantu masyarakat kecil yang ekonominya terdampak oleh penerapan PPKM Darurat. Selain itu, ada juga beberapa usaha yang menerapkan harga tiga kali lipa khusus untuk pejabat dan TNI/Polri.

PPKM Resmi Diperpanjang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi mengumumkan perpanjangan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakarat (PPKM) Darurat di area Jawa-Bali dan akan ada relaksasi secara bertahap jika tren kasus Covid-19 menurun.

Artinya adalah pemerintah baru akan melakukan pembukaan bertahap jika angka kasus covid-19 mengalami tren penurunan. Presiden mengungkapkan warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan usaha sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan beroperasi hingga pukul 21.00.

Meskipun demikian, Jokowi tetap menghimbau agar semuanya diterapkan dengan penetapan protokol kesehatan yang ketat dan maksimum waktu makan setiap pengunjung adalah tiga puluh menit saja. Selain tempat makan, Jokowi menjelaskan pedagang kaki lima, toko kelontong, outlet ponsel pangkas rambut, laundry dan usaha kecil lainnya yang sejenis juga diizinkan buka hingga pukul 21.00.

Sedangkan untuk pasar tradisional yang menjual barang selain kebutuhan pokok sehari-hari hanya boleh dibuka sampai pukul 15.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Kebijakan tersebut tentunya mendapatkan respon ketidakpuasan dari kebanyakan masyarakat, namun pemerintah meminta agar masyarakat bahu membahu mengatasi penyebaran virus corona.

Perpanjangan masa PPKM tersebut terpasa untuk diterapkan agar menekan angka kasus covid-19 varian baru yang sedang marak di Indonesia, khususnya pulau Jawa dan Bali. Selain itu, Jokowi juga membeberkan bahwa banyak Ruah Sakit yang telah mulai kewalahan menangani pasien covid-19.

Untuk saat ini, pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat warung makan, rumah makan, pedagang kaki lima dan lapak jajanan hanya menerima delivery dan tidak menerima makan di tempat (dine in). Kebijakan tersebut berlaku bagi semua jenis tempat makan atau minum.