Home / Sehat / 4 Penyebab Sering Terjadi Nyeri Lutut
4 Penyebab Sering Terjadi Nyeri Lutut

4 Penyebab Sering Terjadi Nyeri Lutut

Kabar Sehat – Nyeri lutut dapat dialami siapapun, dari mulai anak-anak hingga orang yang kesehatannya sempurna seperti olahragawan.

Umumnya keluhan nyeri lutut bersifat ringan serta hanya karena sebab otot-otot di sekitaran lutut serta paha kurang dilatih, namun pada beberapa orang nyeri lutut dapat berbentuk kronik serta menghambat gerak.

Tersebut disini penyebabnya tersering nyeri lutut :

1. Cidera
Nyeri lutut akibat cidera biasanya berlangsung lantaran ada permasalahan pada komponen penyangga lutut, seperti ligamen, tendon, tulang rawan, serta kantong cairan sendi.

“Cidera atau robekan pada ligamen bakal mengakibatkan stabilisasi sendi terganggu hingga lutut merasa nyeri. Cidera dapat juga terjadi lantaran sangat banyak dipakai atau tegang pada otot lutut,” kata dr.Ade Sri Wahyuni.

2. Permasalahan mekanis
Satu diantara masalah mekanis yang menyebabkan terjadinya nyeri lutut yaitu iliotibal band syndrome (ITBS). Sindrom ini paling banyak berlangsung pada pelari atau pemain bola.

Awalannya, tanda-tanda ini mereda sesudah usai lari namun bakal nampak kembali dalam latihan selanjutnya. Nyeri ini dapat bertambah ke titik waktu beraktivitas keseharian seperti jalan atau naik turun tangga.

3. Rusaknya menisci
Menisci yaitu susunan tidak tebal tulang riskan yang berupa mirip bulan sabit atau cakram. Jaringan ikat ini menyerap beberapa besar tekanan pada anggota gerak bawah, tetapi bisa robek bila terjadi desakan yang sangat kuat pada lutut.

4. Peradangan
Peradangan dapat berlangsung pada tulang rawan (osteoartritis), tendon, reumatoid artritis, atau gout (asam urat). Gejalanya diantaranya lutut kemerahan, bengkak, serta merasa hangat. Rasa nyeri akan jadi tambah bila lutut digerakkan, serta berlangsung kekakuan.

Menurut dr.Ade, perlakuan nyeri lutut sesuai dengan pemicunya serta berat ringannya nyeri. “Untuk nyeri akibat cidera, perlakuan pertama yaitu dengan RICE atau mengistirahatkan sendi, kompres es, sisi yang sakit dibebat, serta menambah kaki,” tuturnya.

Sebagian alat bantu seperti elastic bandage, straps, atau memakai tongkat, dapat juga membantu pengobatan nyeri lutut derajat ringan.

Disamping itu, untuk masalah yang berat, dokter mungkin saja menyarankan dilakukan penyuntikan steroid ke sendi lutut. ” Di banding obat oral atau obat antinyeri, suntikan steroid berbentuk lokal ke titik nyerinya, ” tuturnya.

Terkecuali dengan penyembuhan, setelah nyeri menyusut pasien diwajibkan lakukan latihan fisik untuk menguatkan otot-otot paha serta sekitaran lutut.

“Manfaat dari rehabilitasi medik yaitu kembalikan manfaat otot senormal mungkin saja serta menguatkan jaringan penyangga,” tuturnya.

Kita dapat melindungi kesehatan lutut sedini mungkin saja, umpamanya dengan cara melindungi supaya tak kelebihan berat badan yang bisa bikin beban lutut makin berat, senantiasa lakukan pemanasan untuk menghindar cidera berolahraga, dan aktif bergerak supaya otot-otot badan kuat.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369