12 Orang Sudah Ditetapkan Menjadi Tersangka Dalam Kerusuhan di Tanjungbalai

Kabar Terkini – Polisi terus menyelidiki masalah kerusuhan yang menyebabkan terjadinya kerusakan beberapa rumah ibadah yakni vihara serta kelenteng di Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini, polisi telah mengambil keputusan 12 orang tersangka serta memeriksa 39 orang saksi berkaitan peristiwa itu.

Hal itu di sampaikan Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan pada kabarterkini, Minggu (31/7/2016) malam. Ia menyebutkan, sekarang ini situasi di sana telah kondusif serta aman.

“Awalannya kita tentukan tujuh tersangka berkaitan penjarahan dan mereka telah ditahan. Dari yang ketujuh itu, bertambah jadi satu orang. Jadi, keseluruhan ada 8 orang tersangka berkaitan penjarahan,” kata Ayep.

“Untuk masalah penjarahan itu, mereka dikenakan Pasal 363 KUHP,” imbuhnya.

Disamping itu, untuk kasus perusakan, Ayep menyebutkan pihaknya telah mengamankan 4 orang. “Ke empat orang itu telah diputuskan tersangka. Jadi keseluruhan keseluruhannya ada 12 tersangka,” terangnya.

Berkaitan identitas tersangka baru itu, Ayep belum dapat menyampaikannya lantaran masih didata. “Tunggu dulu ya. Bila untuk keseluruhan saksi yang diperiksa sudah 39 orang,” terangnya.

Terlebih dulu, polisi telah menempatkan garis polisi di tempat kerusuhan. Sekarang ini, kata dia, garis polisi itu sudah di buka. Tempat kerusuhan itu juga telah dibersihkan. Tetapi, aparat gabungan masih tetap selalu berjaga-jaga.

Pagi tadi, Gubernur Sumut Erry Nuradi, Kapolda Sumut Irjen Raden Budi Winarso, Pangdam I/BB Mayjend Lodewyk Pusung dan tokoh agama dan pejabat yang lain meninjau lokasi kerusuhan di Tanjungbalai. Polisi meyakinkan kondisi di sana telah kondusif serta terkendali.

“Tadi kita bersama-sama juga telah bersihkan bebrapa tempat kerusuhan. Sekarang ini kondusi telah kondusif. Kita imbau warga beraktifitas normal serta toko-toko kembali di buka,” tutup Ayep.

Posted by sevenadmin