Kabar Terkini – Tiga orang meninggal dalam teror truk menabrak keramaian di wilayah pusat perbelanjaan Drottninggatan, Stockholm, Swedia. Perdana Menteri Stevan Lofven mengindikasikan serangan tersebut sebagai serangan teroris. Seorang saksi mata reporter Radio Sweden Martin Svenningsen yang dikutip Reuters, Jumat (07/04/2017) waktu setempat, mengungkapkan setidaknya tiga korban meninggal, tapi bisa lebih. Hal itu kemudian dikonfirmasi oleh kepolisian.
Saksi lain di tempat juga menyebutkan adanya beberapa yang diduga mayat ditutupi dengan selimut. Beberapa orang dilaporkan menderita luka-luka. Pada video yang disiarkan CNN, terlihat sejumlah orang berlarian panik di dekat lokasi serangan itu. Aksi teror tersebut membuat sejumlah akses transportasi di Stockholm ditutup sementara.

Teror bus menabrak keramaina di Eropa telah beberapa kali terjadi. 22 Maret kemaren serangan yang sama terjadi di London dan menewaskan 4 orang. Sedangkan Juli 2016 serangan sama di Nice menewaskan 87 orang. Teror truk itu terjadi di wilayah bisnis di Stockholm. Selain korban meninggal, juga terdapat banyak korban yang menderita luka-luka.
Pihak kepolisian sudah menangkap seseorang yang diduga sebagai pelaku aksi teror truk. Saksi mata melihat terdapat tiga orang yang melompat dari truk tersebut. Seperti yang dilansir dair news.com.au, Jumat 907/04/2017), tiga orang yang melompat memiliki senjata.
