Aparat Keamanan Prancis Menembak Mati Seorang Pria di Paris, Hampir 3 Ribu Orang Dievakuasi

Aparat Keamanan Prancis Menembak Mati Seorang Pria di Paris, Hampir 3 Ribu Orang Dievakuasi

Kabar Terkini – Aparat keamanan di Bandara Orly, Paris, Prancis menembak mati seorang pria yang merebut senjata api dari seorang tentara. Hampir tiga ribu orang dievakuasi dari bandara tersebut dalam kejadian itu. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis Pierre-Henry Brandet menyebutkan, dua terminal yang berada di bandara itu ditutup setelah penembakan hari Sabtu sekitar jam 08.30 waktu setempat.

Seperti yang diberitakan, hampir tiga ribu orang sudah dievakuasi, cuma dari terminal selatan saja, dan mereka yang ada di terminal lainnya sudah diamankan. Seorang pria mengambil senjata api dari seorang tentara, kemudian bersembunyi di sebuah toko di bandara sebelum ditembak mati oleh aparat keamanan.

Brandet mengatakan tidak ada orang yang terluka dalam kejadian di bandara terbesar kedua di Paris itu. Operasi pengamanan sedang berlangsung untuk memastikan apakah pria yang meninggal itu membawa bahan peledak. Belum diketahui identitas pria yang ditembak mati itu.

Atas kejadian tersebut, seluruh penerbangan dari dan ke Bandara Orly sudah ditunda. Ini terjadi pada saat Prancis sedang bersiaga menjelang pemilihan presiden yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sekarang ini, Prancis masih dalam keadaan darurat menyusul serangkaian serangan teror, termasuk pembantaian di Paris bulan November 2015 dan serangan truk maut di Nice bulan Juli 2016. Kemudian di pertengahan Februari lalu, seorang warga Mesir melakukan serangan golok pada museum Louvre di Paris.