Kabar Terkini – Seorang pria membuat terkejut pengguna medsos usai menampilkan aksi gantung diri yang disiarkan langsung melalui akun Facebooknya, Pahinggar Indrawan. Sebelum mengakhiri hidupnya, pria tersebut membuat dua kali siarang langsung. Yang pertama berdurasi 1 menit 5 detik, sedangkan yang kedua berdurasi 1 jam 44 menit.
Pada video pertama, sang pria sempat mengenalkan dirinya Indra. “Halo nama saya Indra. Saya mempunyai istri namanya Di**Febri**iFra**en, yang notabene sudah 17 tahun saya nikahi. Saya cinta mati kepadanya. Ya tidak tahu kenapa emang bukan jodohnya juga sekarang,” kata pria itu di video pertama.
Pria itu kembali menceritakan kalau hubungan mereka sekarang ini tengah dilanda masalah. “Jadi apa ya, sekarang dia pergi. Tidak tahu kemana ninggalin saya sama anak-anak. Susah juga sih saya jelasinnya.” Dia pun kemudian mengungkapkan niatnya untuk bunuh diri. Ketika itu dia masih merasa galau apakah benar-benar akan melakukan aksinya tersebut.

“Ya kita lihat sajalah saya berani atau tidak. Meskipun saya berani ngelakuin hal sebenarnya saya tidak berani..kita lihat saja. Mungkin saya akan share langsung, kalau tidak ya cuma buat video kenang-kenangan istri saya aja.” Berselang beberapa menit usai mengunggah siaran langsung yang pertama, dia kemudian menayangkan siaran yang lebih lama 1 jam 44 menit.
Pada rekaman tersebut terlihat pria itu sudah siap dengan seutas tali yang diikatkan pada sebuah palang kayu di sebuah kamar. Dia kemudian mengalungkan tali yang sudah disimpul ke lehernya. Kembali pria itu melambaikan tangannya, kemudian menitipkan pesan kepada istrinya untuk menjaga anak-anaknya. Usai menitipkan pesan terakhir, pria itu mengakhiri hidupnya.
Siaran langsung itu dengan cepat mengundang perhatian netizen. Sejak disiarkan hari Jumat (17/03/2017) jam 09.22, video tersebut sudah ditonton lebih dari 57 ribu kali. Banyak netizen menyayangkan aksi pria itu, ada juga yang mendoakan. Sejumlah netizen juga merasa curiga dengan adegan tersebut yang dinilai settingan sebab terdapat beberapa hal yang dinilai janggal.
