Pelatih Leverkusen Mengakui Kehebatan Atletico

Pelatih Leverkusen Mengakui Kehebatan Atletico

Kabar Terkini – Bayer Leverkusen kini berada dalam situasi sulit usai dibantai Atletico Madrid 2-4 pada penyisihan leg I babak 16 besar. Pelatih Leverkusen Roger Schmidt tidak mau mencari alasan. Laga yang digelar di Bay Arena, Rabu (22/02/2017) dinihari WIB, Leverkusen dikejutkan dengan dua gol Atletico pada babak pertama yang dicetak oleh Saul dan Antoine Griezmann. Usai turun minum, tim tuan rumah membalas melalui aksi Karim Bellarabi.

Los Rojiblancos memperbesar skor setelah Kevin Gameiro mencetak gol melalui titik putih, sebelum Leverkusen memperkecil ketinggalan menjadi 2-3 karena gol bunuh diri Stefan Savic. Lima menit menjelang akhir laga, Atletico kembali mencetak gol lewat aksi Fernando Torres yang mengubur asa Die Werkself.

Schmidt yang dilansir Soccer Way mengatakan malam yang sulit bagi kami. Sangat mudah melihat bagaimana Atletico mencapai dua final dalam tiga tahun. Kami tidak memulai laga dengan baik dan sangat mengetahui kemampuan serangan balik mereka sebelum laga yang membuat kami kebobolan dua gol di babak pertama. Saya bangga dengan respons kami di babak kedua. Kami juga mempunyai peluang untuk membuat kedudukan menjadi 3-3, namun sayangnya tidak berhasil.

Kami membuat masalah untuk diri sendiri dengan kehilangan bola dan tidak cukup banyak memenangi bola kedua. Kami memudahkan Atletico untuk menunjukkan kualitas mereka. Kekalahan tersebut membuat peluang lolos Javier Hernandez semakin tipis untuk melangkah ke perempatfinal. Leverkusen mesti mengalahkan Atletico dengan selisih tiga gol pada leg II, di Vicente Calderon. Sungguh pekerjaan yang sulit, mengingat Leverkusen selalu tersingkir untuk tujuh musim terakhir usai kalah di laga pertama pada kompetisi Eropa.

Kualitas lawan kami dan respons di babak kedua tidak semestinya diremehkan. Melakukan perlawanan dengan tim yang masih begitu muda merupakan hal yang luar biasa. Anda dapat melihat bagaimana keberanian tim kami. Cuma Real Madrid yang dapat lebih unggul dari Atletico dalam beberapa musim. Jadi tidak adil jika dikatakan kami kalah karena kurang berpengalaman.