Kabar Sehat – Kebiasaan menggigit kuku nampaknya tidaklah hal berbahaya. Tetapi, kenyataannya kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan tubuh.
1. Lebih gampang diserang infeksi kuman, seperti radang tenggorokan sampai diare.
Tak perduli seberapa teliti Anda membersihkan tangan, kenyataannya begitu susah untuk menghilangkan semua kuman serta kotoran dari bagian dalam kuku Anda.
Juru bicara kesehatan Texas A&M University menyampaikan, ” Kebiasaan ini memberi akses gratis pada kuman serta kotoran untuk masuk ke mulut, tenggorokan, serta perut Anda. ”
Setelah kuman yang ada di bawah kuku masuk ke dalam tubuh, kemungkinan Anda mengalami sakit bisa bertambah dengan cara signifikan.
2. Infeksi kuku.
Menggigit kuku bisa tingkatkan risiko infeksi serius pada daerah sekitaran kuku yang di kenal sebagai paronychia.
Gejalanya termasuk juga kuku jari merah, terjadi bengkak serta menyakitkan di sekitaran kuku, atau robeknya kutikula di sekitaran kuku yang terasa sakit.
Bila terjadi infeksi bakteri, besar kemungkinan bakal muncul nanah di daerah luka. Lebih buruk lagi, bila Anda menggigit kuku yang mempunyai kutil yang disebabkan oleh virus, jadi bisa membuat kutil menyebar ke daerah lain.
3. Merubah struktur gigi.
Gigi didesain untuk mengunyah makanan dan tak bisa dipakai sebagai alat pemotong benda keras seperti kuku.
Sering menggigit kuku bisa mengakibatkan gigi Anda berubah keluar dari tempat. Selain itu, kuman juga punya potensi menginfeksi atau mengakibatkan iritasi pada gusi.
4. Kuku dapat tumbuh ke bawah.
Menggigit kuku secara berlebihan bisa bikin kulit bawah kuku jadi berubah hingga mengakibatkan kuku tumbuh ke bawah kulit.
Kondisi ini pasti begitu menyakitkan dan berpotensi mengakibatkan luka dan infeksi. Hingga, operasi adalah cara untuk menyelesaikan konsekuensi dari menggigit kuku yang satu ini.
5. Risiko keracunan bertambah.
Menggigit kuku yang sedang dipoles cat kuku dapat begitu membahayakan kesehatan. Cat kuku biasa mempunyai banyak racun serta bahan kimia yang dapat berbahaya bila tertelan.
Walau jumlah rendah toksisitas besar kemungkinan akan tidak menunjukkan efek berbahaya, tetapi Anda juga perlu mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang yang mungkin dari kebiasaan tidak sengaja menelan cat kuku.
