Ford Tetap Pede Dipercaya Konsumen Mesti Sudah Menutup Pabrik di Australia

Ford Tetap Pede Dipercaya Konsumen Mesti Sudah Menutup Pabrik di Australia

Kabar Otomotif – Kabar penutupan pabrik Ford di Australia secara mendadak sama seperti yang berlangsung di Indonesia dan Jepang. Walau demikian, bos Ford Negeri Kanguru meyakini mereknya masih tetap diakui konsumen.

“Banyak dari pelanggan kami melaporkan, mereka suka dan senang dengan beragam kendaraan yang di produksi di pabrik perakitan Broadmeadows serta Geelong, Australia,” ungkap Presiden serta CEO Ford Australia, Graeme Whickman. Sekian seperti diambil dari Motoring, Jumat (7/10/2016).

Ia menambahkan, banyak pelanggan yang melaporkan kepuasannya dari kendaraan yang sudah di produksi di Australia seperti Ranger serta Everest. Kedua jenis juga mempunyai penjualan yang cukup besar.

Yang akan datang, Whickman mengungkapkan sebagian jenis Ford paling baru bakal tetap di pasarkan untuk Australia. Jenis itu bakal dihadirkan segera dari pabrik perakitan Ford di Thailand. Negara berjuluk Gajah Putih itu, bakal jadi basis produksi produk global Ford yang bakal di pasarkan untuk wilayah Asia.

Sebagai informasi, Ford mengambil keputusan untuk hentikan semua produksi setelah 91 tahun menghasilkan mobil di pabrik di Australia. Walaupun itu, merek mobil Amerika itu tetaplah bakal mempekerjakan sekira 1.500 orang karyawan di bagian engineering serta design departments.