Artikel terkini- Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe hingga meninggal dunia akibat tembakan. Nama Tetsuya Yamagami jadi sorotan setelah ia menembak mantan perdana mentri jeppang Abe Shinso. Yamagami diketahui membunuh Abe menggunakan senjata api rakitan. Senjata itu memiliki panjang 40 sentimeter dengan lebar 20cm.
Kepolisian mengungkap motif pria yang menjadi pelaku penembakan mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Pelaku meyakini bahwa mantan PM Jepang itu berkaitan dengan sebuah kelompok keagamaan, yang dianggapnya sebagai penyebab keuangan ibunya yang hancur.
Menurut laporan kantor berita Kyodo dari berbagai sumber penyelidik, Tetsuya Yamagami, pelaku penembakan, meyakini bahwa Abe mendukung kelompok keagamaan yang diberi sumbangan oleh ibunya “dalam jumlah sangat besar.
Berdasarkan laporan surat kabar Yomiuri dan beberapa media lain, pria tersebut mengatakan kepada polisi bahwa sang ibu bangkrut akibat menyumbang kelompok itu.
“Ibuku tersedot ke dalam sebuah kelompok keagamaan dan aku benci itu,” kata Kyodo dan media lainnya yang mengutip Yamagami yang memberi pengakuan kepada polisi.
Kepolisian Nara menolak berkomentar tentang informasi yang dilaporkan oleh media Jepang menyangkut motif Yamagami ataupun persiapan yang dilakukan pria tersebut namun Media massa tidak menyebutkan nama kelompok keagamaan yang membuat Yamagami kesal.
Yamagami sudah selama berbulan-bulan mempersiapkan serangan dengan senapan rakitan, menurut kepolisian kepada media massa, Sabtu (9/7).
siapa tersangka penembakan?
Tersangka penembakan Shinzo Abe adalah mantan Marinir Angkatan Laut dan pasukan bela diri Jepang yang bernama Tetsuya Yamagami. Bersumber dari Kementerian Pertahanan Jepang, Tetsuya Yamagami diketahui telah menjadi anggota dari pasukan bela diri maritim selama 3 tahun hingga tahun 2005.
Pria berusia 41 tahun tersebut menggunakan senjata api rakitan tangan yang mengenai bagian dada Shinzo Abe. Motif penembakan adalah sang pelaku tidak puas dengan kinerja Shinzo Abe selama menjadi perdana menteri dan berniat untuk membunuhnya.
Sebelum kejadian penembakan, Shinzo Abe memberikan pidato politik di hadapan warga Nara. Dalam sebuah rekaman video, terdengar sebuah ledakan yang berada di sisi belakang Shinzo Abe dan diikuti dengan asap. Asap tersebut muncul dari sebuah senjata api rakitan tangan yang mengarahkan ke Shinzo Abe.
Tetsuya Yamagami melakukan aksinya dari jarak dekat yakni sekitar 3 meter dari tempat Shinzo Abe berdiri. Ia melepaskan 3 kali tembakan secara berturut-turut dengan menggunakan senjata rakitan tersebut.
Seketika warga langsung melarikan diri dan Shinzo Abe terlihat jatuh tidak sadarkan diri karena tertembak di bagian dada. Tak lama setelah itu, pihak kepolisian beberapa tim berusaha memberikan pertolongan kepada Shinzo Abe. Lalu ia langsung dibawa ke rumah sakit untuk menerima perawatan intensif.
