Artikel terkini-Terkait halĀ penembakan gas air mata dalam tragedi kanjuruhan Haris mengatakan, sempat melarang pihak kepolisian untuk menggunakan gas air mata. Ketua Panitia Pelaksana Arema FC Abdul Haris meminta maaf atas tragedi di Stadion Kanjuruhan dalam konferensi pers pada Jumat (7/10/2022).
Kemudian ketua panitia pelaksana pertandingan Abdul Haris juga ditetapkan sebagai tersangka. Dan terakhir adalah petugas keamanan Soko Sutrisno. Terkait status Akhmad Hadian Lukita, PSSI rupanya kaget melihat PT LIB dijangkau dalam penyidikan kepolisian. Meski begitu, federasi akan meghormatinya.
“Kita menghormati apa yang sudah diselidiki polisi, karena memang dari awal dirut PT LIB sudah dipanggil oleh pemeriksaan penyelidikan, ditingkatkan penyidikan, kita sudah mengetahuinya,” kata Ahmad Riyadh, Komite Wasit PSSI, dalam acara Indonesia Town Hall: Tak Ada Sepakbola Seharga Nyawa di Metro TV.
“Cuma yang kita sidang di komdis [komisi disiplin], yang kita umumkan hari Selasa, itu PT LIB tidak termasuk yang dikenai sanksi dalam pelanggaran kode disiplin. Itu masuk kepada panpel, security officer, termasuk tim arema.”
“Nah ini juga mengagetkan buat kita, sampai menjangkau sampai PT LIB. Namun demikian, kita menghormati proses penyidikan polisi ini untuk membuat terang dan mencari kebenaran dalam kasus ini,” ungkapnya.
Fakta tragedi kanjuruhan
- penembakan gas air mata ke arah tribun, Video detik-detik kericuhan di Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur yang diunggah akun @bimantara25 menunjukkan penonton berlarian menghindari gas air mata. Tindakan kepolisian melepaskan gas air mata ini yang diduga menyebabkan kepanikan penonton sehingga mereka berdesak-desakan ingin keluar dari stadion secara bersama-sama.
- Pintu keluar yang sempit dan tidak adanya arah evakuasi, Saat kerusuhan terjadi, tim Persebaya Surabaya sebelumnya sempat tertahan karena dihadang massa. Dalam keterangan resmi melalui Twitter, pihak klub mengatakan telah berhasil mengevakuasi seluruh tim setelah pertandingan melawan Arema FC berakhir.
- tragedi kanjuruhan menelan korban jiwa, Saat ini, korban yang masih dirawat inap oleh pihak rumah sakit sebanyak 60 orang. “Data hasil konsolidasi telah dilakukan crosscheck ulang dengan pihak pemerintah setempat dan dengan RS terkait,” tuturnya. Diketahui, Tragedi Kanjuruhan menjadi tragedi terbesar kedua sepanjang sejarah olahraga di stadion, di mana sebanyak 131 orang tewas
